Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banjarnegara

Daryanto Petani Pucungbedug Banjarnegara Andalkan KUR untuk Modal Tanam Cabai

Usaha di bidang pertanian butuh modal cukup besar, tak terkecuali usaha cabai.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul muzaki
Petani beraktivitas di ladang cabainya di Desa Kitawuluh, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara. 

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Usaha di bidang pertanian ternyata butuh modal cukup besar. Tidak terkecuali usaha pertanian cabai.

Ini pula yang dirasakan Daryanto, petani dari Desa Pucungbedug Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara

Di desanya, banyak petani yang menanam cabai sebagai komoditas andalan. Sebagian lain menanam singkong, palawija dan kacang-kacangan karena lahan tak diairi irigasi. 

Daryanto memilih menanam cabai karena potensi keuntungan yang didapat cukup menggiurkan.

Terlebih saat harga cabai mahal, petani bisa untung berlipat. 

Tetapi keuntungan yang diperoleh sebanding dengan risiko yang dihadapi petani. Modal untuk menanam cabai, menurut Daryanto, cukup besar.

Sekali harga jatuh, petani bisa terpuruk hingga tak mampu menutup modal. 

Sayang untuk memulai usaha menanam cabai, Daryanto tak punya modal cukup.

Beruntung ia bisa mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI). 

Masalah modal akhirnya teratasi. 

"Untuk menanam cabai butuh modal cukup. Saya pinjam KUR yang bunganya ringan, " katanya, Selasa (21/12/2021) 

Dengan modal yang cukup, keinginannya menanam cabai akhirnya terpenuhi.

Daryanto memanfaatkan betul pinjaman itu untuk mengembangkan usahanya. 

Modal itu juga dipakai untuk perawatan, termasuk untuk membeli pupuk dan pestisida.  Daryanto tentu sudah menghitung matang usahanya. 

Karena itu, ia meminjam uang dengan besaran sesuai kemampuannya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved