Berita Banjarnegara
Daryanto Petani Pucungbedug Banjarnegara Andalkan KUR untuk Modal Tanam Cabai
Usaha di bidang pertanian butuh modal cukup besar, tak terkecuali usaha cabai.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Usaha di bidang pertanian ternyata butuh modal cukup besar. Tidak terkecuali usaha pertanian cabai.
Ini pula yang dirasakan Daryanto, petani dari Desa Pucungbedug Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara.
Di desanya, banyak petani yang menanam cabai sebagai komoditas andalan. Sebagian lain menanam singkong, palawija dan kacang-kacangan karena lahan tak diairi irigasi.
Daryanto memilih menanam cabai karena potensi keuntungan yang didapat cukup menggiurkan.
Terlebih saat harga cabai mahal, petani bisa untung berlipat.
Tetapi keuntungan yang diperoleh sebanding dengan risiko yang dihadapi petani. Modal untuk menanam cabai, menurut Daryanto, cukup besar.
Sekali harga jatuh, petani bisa terpuruk hingga tak mampu menutup modal.
Sayang untuk memulai usaha menanam cabai, Daryanto tak punya modal cukup.
Beruntung ia bisa mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Masalah modal akhirnya teratasi.
"Untuk menanam cabai butuh modal cukup. Saya pinjam KUR yang bunganya ringan, " katanya, Selasa (21/12/2021)
Dengan modal yang cukup, keinginannya menanam cabai akhirnya terpenuhi.
Daryanto memanfaatkan betul pinjaman itu untuk mengembangkan usahanya.
Modal itu juga dipakai untuk perawatan, termasuk untuk membeli pupuk dan pestisida. Daryanto tentu sudah menghitung matang usahanya.
Karena itu, ia meminjam uang dengan besaran sesuai kemampuannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Petani-cabai-banjarnegara.jpg)