Berita Viral
Polisi Akhirnya Rilis Sketsa Pelaku Pembunuhan Tuti dan Amalia di Subang, Ini Ciri-cirinya
Dikatakan Yani, kasus Subang ini tingkat kesulitannya sangat tinggi dan hingga saat ini penyidik belum mendapat dua alat bukti untuk perkara ini
TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Kasus pembunuhan di Subang, Jawa Barat, memasuki babak baru.
Terjadi perkembangan cukup signifikan yang didapat polisi.
Yakni mengenai dugaan pelaku perampasan nyawa ibu dan anak di Subang yang terjadi bulan Agustus 2021.
Dalam peristiwa ini Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu menjadi korban.
Baca juga: Tangis Ayah yang Putrinya Dirudapaksa Ramai-ramai dan Dijual: Saat Polisi Cerita Saya Ga Bisa Bangun
Baca juga: Anggota Gangster Patungan Beli Celurit Rp500 Ribu untuk Balas Dendam Tawuran
Mereka ditemukan meninggal dunia di bagasi mobil mewah Toyota Alphard.
Rabu (29/12/2021), Polda Jabar menunjukkan foto sketsa terduga pelaku kasus Subang.
Menrut Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Yani Sudarto pihaknya sudah membuat sketsa terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang.
"Kami sudah melakukan langkah memeriksa saksi potensial dengan mendapatkan sketsa wajah dari terduga yang potensial dalam kasus tersebut, sketsa wajah ini hasil dari tim Inafis Bareskrim," ujar Kombes Pol Yani Sudarto, di Polda Jabar Rabu (29/12/2021).
Yani mengatakan, terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang ini, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak lima kali, kemudian autopsi dua kali.
"Pemeriksaan saksi-saksi total sudah 69 saksi, 15 di antaranya saksi dari keluarga, 11 saksi yang saat itu melintas dan 32 saksi untuk menetukan alibi, sedangkan 11 saksi lainnya tidak berhubungan dengan peristiwa, tapi diambil keterangannya," katanya.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan saksi ahli sebanyak tujuh orang, termasuk melakukan analisa CCTV.
"Analisa CCTV kurang lebih 40-50 titik yang diambil sepanjang 50 kilometer," katanya.
Dikatakan Yani, kasus Subang ini tingkat kesulitannya sangat tinggi dan hingga saat ini penyidik belum mendapat dua alat bukti untuk perkara ini.
"Kenapa kasus ini tingkat kesulitannya sangat tinggi, karena sampai saat ini penyidik belum dapat memastikan dua alat bukti," ucapnya.
Dari foto tersebut ada sejumlah ciri, seperti berambut pendek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Hari-inietsa-terduga-pelaku-kasus-Subang.jpg)