Breaking News:

Berita Batang

Heboh Penemuan Tulang Manusia di Hutan Silurah Batang, Ini Kronologinya

Warga Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang dihebohkan dengan penemuan tulang dan tengkorak manusia.

Penulis: dina indriani | Editor: m nur huda
Dok. Warga Silurah
Tengkork dan tulang manusia yang ditemukan warga di Hutan Rimba Pedati Silurah, Batang, Rabu (29/12/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Warga Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang dihebohkan dengan penemuan tulang dan tengkorak manusia.

Tengkorak dan tulang manusia tersebut pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga Silurah yang hendak mencari rumput di hutan rimba Pedati Silurah.

Kepala Desa Silurah, Suroto mengatakan saat itu warga yang menemukan sempat pulang dan langsung melapor bahwa ada tulang manusia di tengah hutan.

"Ditemukan itu sekitar jam 11.00, yang menemukan sempat pulang dulu kemudian melapor ke kelurahan, saya langsung menghubungi Kapolsek dan Dinkes, tidak berselang lama langsung ke lokasi penemuan untuk mengecek," tuturnya saat dihubungi, Kamis (30/12/2021).

Setelah dilakukan pengecekan ditemukan fakta bahwa tulang dan tengkorak manusia tersebut merupakan warga Silurah yang hilang beberapa bulan lalu.

"Dari keluarga pun sudah membenarkan dengan melihat pakaian dan sandal yang ada di lokasi, ditambah dengan postur giginya yang mirip karena keluarga sudah yakin maka langsung dikuburkan.

Namanya Kasmin, usia 55 tahun, memang hilang sekitar 4 bulan lalu bahkan di sosmed pernah dibagikan berita hilang," tuturnya.

Lebih lanjut, Kasmin memang mengalami gangguan jiwa dan sudah beberapa kali hilang.

"Memang sudah mengalami gangguan jiwa sejak kecil, pernah hilang sampai jepara, walau begitu keadaannya tapi dia orangnya baik tidak pernah mengganggu ataupun membuat masalah," ujarnya.

Pihaknya pun sempat kaget karena ditemukan di lokasi tengah hutan pinggir jurang yang mana sangat jarang dijamah oleh warga.


"Ya herannya itu, bisa sampai kesitu karena lokasinya tidak biasa dijangkau warga, dari pemukiman saja bisa sekitar 3 jaman," jelasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved