Berita Jateng
Daftar UMR Jawa Tengah 2022, Jateng yang Terendah di Indonesia
Ganjar mengatakan, upah minimum adalah batas terendah upah bagi pekerja dengan masa kerja kurang satu tahun
Sedangkan bagi pekerja di atas satu tahun melalui penghitungan Struktur dan Skala Upah (SUSU) dengan memperhatikan minimal inflasi sebesar 1,28 persen dan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 0,97 persen.
Sebagai simulasi penerapan SUSU di Kota Semarang bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, minimal penambahan upahnya Rp 63.787,98, dan di Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp 40.946,29.
“Ketetapan tentang kewajiban perusahaan, membuat struktur skala upah kita cantumkan dalam SK, agar menjadi perhatian semuanya,” kata Ganjar.
Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.561/39 tentang Upah Minimum pada 35 kabupaten/ kota di Jateng tahun 2022, UMK tertinggi adalah di Kota Semarang Rp 2.835.021,29. UMK Kota Semarang tahun 2022 naik tipis dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp 2.810.025.
Lalu, UMK tahun 2022 terbesar kedua di Jawa Tengah adalah di Kabupaten Demak yang sebesar 2.513.005,89. UMK tahun 2022 Demak naik tipis dari tahun 2021 yang sebesar Rp 2.511.526.
UMK tahun 2022 terbesar ketiga di Jawa Tengah adalah Kabupaten Kendal Rp 2.340.312,28.
UMK Kabupaten Kendal tahun 2022 naik tipis dari tahun 2021 Rp 2.335.735. Sedangkan UMK tahun 2022 terendah di Jawa Tengah adalah Kabupaten Banjarnegara Rp 1.819.835,17. UMK Banjarnegara tahun 2022 juga naik tipis dari tahun 2021 Rp 1.805.000. (kontan/kompas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-upah_20160224_123159.jpg)