Breaking News:

Guru Berkarya

Mengoptimalkan Pembelajaran IPS dengan Teknik Probing-Prompting

Mata pelajaran IPS merupakan mata pelajaran yang diberikan pada siswa mulai dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar sampai dengan jenjang pendidikan Sek

Editor: abduh imanulhaq
IST
Yustina Elyanti SPdSD, Guru SDN 01 Pantianom Kec Bojong Kab Pekalongan 

Oleh: Yustina Elyanti SPdSD, Guru SDN 01 Pantianom Kec Bojong Kab Pekalongan

MATA pelajaran IPS merupakan mata pelajaran yang diberikan pada siswa mulai dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar sampai dengan jenjang pendidikan Sekolah Menengah. Berdasarkan Standar Isi, mata pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya; memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial; memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan; memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, maupun global (PP No 19 Tahun 2005 pasal 5).

Sebagian besar siswa masih beranggapan bahwa mata pelajaran IPS adalah mata pelajaran yang membosankan dan menjenuhkan, karena cenderung untuk mendengarkan cerita berbagai peristiwa dari guru dan berakhir untuk menghapalkan. Dengan asumsi yang seperti itu siswa menjadi malas untuk belajar, sehingga kualitas hasil belajarnyapun menjadi kurang memuaskan.

Hal inipun terjadi pada siswa kelas 4SDN 01 Pantianom kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan. Dari jumlah keseluruhan siswa hanya 4,8 % siswa yang mengalami ketuntasan dalam pembelajaran IPS, sedangkan 5,2 % siswa nilainya masih berada di bawah KKM.

Dengan melihat data hasil belajar dan pelaksanaan mata pelajaran IPS tersebut, diperlukan suatu tindakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Tujuannya agar guru mampu meningkatkan kreatifitasnya sehingga siswa mampu mengikuti pembelajaran dengan baik. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS, maka guru menggunakan Teknik Probing- Prompting yang mengharapkan dengan model pembelajaran tersebut kualitas pembelajaran meningkat menjadi lebih maksimal. Menurut Haikal (2014:21) Teknik Probing-Prompting adalah pembelajaran dengan cara guru menyajikan serangkaian pertanyaan yang sifatnya menuntun dan menggali sehingga terjadi proses berpikir yang mengaitkan pengetahuan setiap siswa dan pengalamannya dengan pengetahuan yang baru yang sedang dipelajari. Selanjutnya siswa mengkonstruksikan konsep-prinsip-aturan menjadi pengetahuan baru, dengan demikian penetahuan baru tidak diberitahukan.

Dengan model pembelajaran ini proses tanya jawab dilakukan dengan menunjuk siswa secara acak sehingga setiap sswa mau tidak mau harus berpartisipasi aktif. Siswa tidak bisa menghindar dari proses pembelajaran, setiap saat ia bisa dilibatkan dalam proses tanya jawab. Kemungkinan dari proses pembelajaran ini akan terjadi suasana yang menegangkan, namun demikian bisa dibiasakan.

Untuk mengurangi kondisi tersebut, guru hendaknya seraya bertanya disertai dengan wajah yang ramah, suara menyejukkan, nada lembut dan disertai dengan canda, senyum, tawa sehingga suasana menjadi menyenangkan dan penuh dengan keceriaan. Jangan lupa, bahwa jawaban siswa yang salah harus dihargai karena salah adalah cirinya dia sedang belajar, ia pun telah ikut berpartisipasi.

Pembelajaran dengan teknik Probing-Prompting ternyata berpengaruh terhadap kualitas hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN 01 Pantianom kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan. Hasil belajar menjadi lebih baik setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Teknik Probing-Prompting.

Kualitas hasil belajar IPS kelas IV SDN 01 Pantianom kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan meningkat menjadi 78,25 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dapat dipengaruhi dengan kualitas pembelajaran yang lebih baik. Para siswa merasa lebih senang dalam mengikuti pembelajaran. (*)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved