Breaking News:

Berita Banyumas

Fakta Baru Pembuangan Mayat Sejoli Nagreg di Banyumas, Kolonel TNI Priyanto CS Ganti Warna Mobil

Kasus tiga anggota TNI membuang jenazah korban kecelakaan mengungkap fakta baru.

Editor: galih permadi
Instagram @infojawabarat
Mobil Isuzu Panther hitam bernopo B 300 Q yang menabrak Handi Harisaputra (17) dan Salsabila (14) (kiri), sosok penabrak (kanan). 

TRIBUNJATENG.COM - Kasus tiga anggota TNI membuang jenazah korban kecelakaan mengungkap fakta baru.

Fakta baru itu disampaikan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI Angkatan Darat (Puspomad),

Danpuspomad Letjen TNI Chandra Warsenanto Sukotjo menyebut tiga prajurit TNI AD pembunuh sejoli Handi Saputra dan Salsabila berusaha menghilangkan barang bukti.

Dirinya mengatakan penghilangan barang bukti dilakukan dengan mengubah warna mobil Isuzu Panther.

"Mereka berusaha menghilangkan barang bukti dengan mengecat mobil yang digunakannya saat peristiwa kecelakaan itu terjadi," ujar Chandra di Kantor Oditurat Militer Tinggi II Jakarta, Kamis (6/1/2022).

Ketiga tersangka itu, dikatakan Chandra, mengubah warna mobil tersebut di Sleman, DIY.

Ketiganya mengubah warna mobil dari hitam menjadu abu-abu setelah membuang Handi dan Salsabila ke Sungai Serayu, Cilacap, Jawa Tengah

"(Perubahan warna mobil dilakukan) setelah mereka kembali sampai di Sleman," kata Chandra, dikutip dari Tribunnews.com.

Selain itu, Chandra mengungkapkan, penghilangan barang bukti atas peristiwa kecelakaan lalu lintas ini justru membuat ketiga prajurit terlibat perkara pidana.

"Ini berkembang jadi pidana yang di luar perikemanusiaan," ucap Chandra.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved