Berita Viral
Kisah Mulia Wanita Cantik Donorkan Satu Ginjalnya untuk Orang Lain Supaya Bertahan Hidup
Kisah seorang wanita bernama Fransiska Ncis yang rela mendonorkan satu ginjalnya kepada orang lain viral.
Penulis: Adelia Sari | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM - Kisah seorang wanita bernama Fransiska Ncis yang rela mendonorkan satu ginjalnya kepada orang lain viral.
Kisah itu viral usai diunggah oleh akun Twitter @_fransiskancis pada 3 Januari 2022 lalu.
Dalam unggahan tersebut Fransiska membagikan foto seorang pria yang telah menerima donor ginjal dari Fransiska.
Pria bernama Pak Joy itu terlihat menegnakan seragam kerja dan tersenyum bahagia.
Baca juga: Bocah 5 Tahun Disekap dan Dirantai, Ditemukan Warga saat Rumah Nyaris Terbakar
Baca juga: Gadis Gresik Dirudapaksa Pacar dan 5 Temannya Setelah Dicekoki Minuman Keras
Baca juga: Suara Tangis Bayi Itu Berasal dari Kolong Truk, Karmini Tak Berani Melihatnya
Baca juga: Pelatih AS Roma Jose Mourinho Dapat Hadiah dari Ultras Inter Milan
Kemudian Fransiska juga membagikan tangkapan layar grup Whatsapp yang mengirim foto Joy saat akan berangkat kerja.
Sembari memeluk putrinya.
Dalam unggahan itu Fransiska menuliskan keteragan "Penerima ginjalku hari ini mulai ngantor lagi full day, setelah hampir 2thn sakit gagal ginjal & akhirnya gak bisa bekerja di kantor seperti biasa
Melihat dia berseragam & wajahnya cerah penuh semangat, saya jd terharu & ikut bahagia
Ke kantor: Pulang kantor:"
Unggahan inipun langsung mendapat banyak komentar dari para netizen.
@RuUv "Seandainya saya bisa ketemu orang seperti mbak, saya usia 24 th dan sudah gagal ginjal, masih berharap dapat keajaiban seperti ini. Sehat selalu mbak, anda manusia luar biasa."
@missjaemcity "Ya Allah Alhamdulillah seneng bgt ngeliat nya, semoga kakak dan masnya sehat selalu yaa. Aku juga penderita gagal ginjal kak udah 3 Thun cuci darah. Alhamdulillah masih bisa beraktivitas seperti biasa masih semangat ngantor jugaa. Semangat kita"
@mooochacino "puji Tuhan, saya turut bahagia buat bapaknya
kakak hebat sekali, doakan ya kak semoga kedepannya saya juga bisa seperti kakak, karena saya juga punya keinginan untuk mendonor bagian dari tubuh saya, dimulai dari langkah kecil dulu seperti donor darah"
@MariatiAnis "Terharu, mba nya nyelamatin dunia seseorang atau mungkin dunia 1 keluarga org tsb. Semoga sehat selalu mba dan orang2 sekitar"
Sebelum mengunggah postingan ini, Fransisca sudah membuat utas yang menceritakan awal mula dirinya mendonorkan satu ginjal miliknya.
Utas itu ia unggah pada 8 November 2021, sehari sebelum ia melakukan operasi donor ginjal pada 9 NOvember 2021.
"Besok hari bersejarah bagi saya, 9 November 2021.
Hari ini adl hari terakhir saya bs merasakan sbg manusia berginjal dua. Besok saya akan melihat satu ginjal saya berada di raga orang lain. Kepingan dari diri saya menjadi jawaban hidup dari pergumulan & penantian hidup seseorang.
Besok mulai jam setengah 7 pagi, saya akan didorong menuju kamar bedah operasi. Diawal saya akan dianastesi (bius total), lalu dipasang selang yang masuk ke tenggorokan saya selama proses operasi berlangsung, serta alat-alat penunjang medis lainnya."
Dalam utas itu ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua orang yang mengenalnya.
Karena menurutnya, tidak ada yang tahu tentang umur seseorang.
Usai operasi selesai, ia pun kembali menuliskan jika penerima ginjal itu adalah teman dari kakaknya.
Sebelum melakukan operasi, ia telah melalui 10 bulan Pra Test dan dinyatakan lolos sebagai pendonor.
Alasan Fransisca mendonorkan ginjal sendiri adalah untuk kemanusiaan.
"Terakhir, banyak pertanyaan kenapa saya seberani ini dalam memutuskan mendonor ginjal.
Tidak ada alasan lain, selain alasan kemanusiaan." tulisnya di akhir utas itu.
Fransisca tergerak untuk mendonorkan ginjalnya ketika ia menerima telfon dari temannya malam-malam.
Saat itu temannya meminta Fransisca untuk mendonorkan darah bagi kakak temannya.
Kemudian Fransisca menanyakan tentang siapa yang sakit dan kondisinya.
Hingga akhirnya Fransisca mengetahui jika kakak temannya membutuhkan donor ginjal.
Fransisca kemudian menawarkan diri untuk mendonorkan darah jika semua kondisi medis dinyatakan cocok dan baik. (*)