Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Seleksi Perades, Bupati Blora Minta Untuk Penilaian 60 Persen Dibuka Ke Publik

Bupati Blora Arief Rohman meminta dalam seleksi pengisian perangkat desa (perades) di kabupaten Blora

Penulis: ahmad mustakim | Editor: Catur waskito Edy

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Bupati Blora Arief Rohman meminta dalam seleksi pengisian perangkat desa (perades) di kabupaten Blora yang tengah berjalan untuk komponen pembobotan atau penilaian 60 persen dibuka ke publik.

Hal ini dikatakan saat memimpin Rapat Koordinasi (rakor) Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa dan Pemaparan Pihak Ketiga Terkait Tes Tertulis Perangkat Desa (CAT) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora ini dihadiri jajaran Forkopimda Blora dan seluruh stakeholder terkait.

“Kita berupaya untuk seleksi ini sebelumnya sudah kami minta untuk komponen atau penilaian 60 persen dibuka ke publik,” ucapnya saat memimpin rakor, Sabtu (08/01/2022).

Bupati Arief mengungkapkan sebelum ke tahapan test tertulis CAT diharapkan komponn 60 persen itu sudah selesai terlebih dahulu.

“Yang penting komponen yang 60 persen meliputi ijasah, domisili dan sebagainya, temen-temen media silahkan memantau juga, jika ada laporan2 yang itu ditemukan pemalsuan, pengbdian, atau terkait dengan ijazah, domisili kita tunggu,” terang Bupati.

Bupati mengatakan untuk teknis kerjasama dengan pihak ketiga dibawah koordinasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Blora.

“Ini dari Pergutuan Tinggi Negeri (PTN) dan Pergutuan Tinggi Swasta (PTS), teknisnya Tanya Bu Kepala dinas yang tau. Apakah dilaksanakan di luar Blora atau di Blora, Itu teknis, itu kan di sesuaikan dengan kemampuan, komputernya, macem-macem, itu sudah teknis antara panitia desa dengan pihak ketiga,” jelas Bupati.

“Untuk pengawasanya, kita awasi bersama, kita kawal lah agar proses ini berjalan dengan baik, transparan dan semua bisa memantau,” lanjut Bupati.

Disinggung terkait isu jul beli jabatan, Bupati mengatakan kalau itu hanya isu yang beredar.

“Itu isu aja, kita dari penegak hukum, minta kalau ada laporan ya diproses,” ujarnya.

Tak hanya itu, Bupati mengaku tidak mengetahui untuk keberadaan Koordinator perades dalam seleksi penjaringan ini.

“Yang saya tahu ya dari PMD dinas teknis, pemantau, yang kita undang ini kan pihak panitia  desa, kepala desa, kita berikan kebebasan ini paparan yang dipilih mana, kita nggak ada intervensi,” tandasnya.  

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora Yayuk Windrati mengatakan untuk kerjasama panitia desa dengan pihak ketiga diserahkan pada kesepakatan desa masing-masing.

Terkait pelaksanaan tes tertulis CAT ini dilakukan di Blora atau di luar Blora, juga tergantung msing-masing Desa. Bahkan desa bisa untuk mengusulkan untuk lokasi tempatnya.

“Kami belum tahu karena tergantung dari yang dipilih nanti mau dimana. Itu kesepakatn mereka, kami hanya memfasilitasi,” tegasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved