Dukun Takuti Santriwati Magelang, Ada Besi dalam Perut, Harus Hubungan Intim Biar Sembuh
Seorang pria yang mengaku dukun di Kulon Progo DIY mencabuli santriwati dengan menakuti diguna-guna.
TRIBUNJATENG.COM - Kasus pencabulan santriwati kembali terjadi.
Kali ini kasusnya di Kulon Progo, DIY.
Kasus itu melibatkan seorang pria berinisial B.
Pra itu mengaku dukun.
Korbannya adalah santriwati bawah umur, berinisial A.
Santriwati itu berasal dari Magelang.
Modus yang digunakan pelaku dengan ritual mandi untuk sembuhkan penyakit korban.
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry membenarkan kasus ini.
Ia mengatakan, kasus tersebut bermula ketika ibu korban, K berniat untuk mengobati anaknya yang sedang sakit.
Dia dikenalkan oleh temannya kepada pelaku yang mengaku sebagai dukun dan bisa mengobati berbagai macam penyakit.
Selanjutnya, korban dan pelaku dipertemukan.
Menurut pengakuan pelaku, korban terkena guna-guna.
Selanjutnya, korban menjalani pengobatan di rumah pelaku yang berlokasi di Sentolo, Kulon Progo.
Saat di rumah pelaku, korban diobati dengan cara dimandikan hingga melakukan hubungan layaknya suami istri.
"Karena menurut pengakuan pelaku, di perut korban ada besi. Untuk mengeluarkannya harus melakukan hubungan suami istri itu. Kalau besi itu tidak diambil, korban tidak bisa memiliki anak bahkan meninggal dunia," kata Jeffry, Minggu (9/1/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pencabulansd.jpg)