Breaking News:

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

SunMor, UMP Purwokerto Kampus Wisata dan Rumah UMKM

UMP Sunday Morning merupakan ikhtiar UMP sebagai rumah bagi UMKM di Banyumas.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Peluncuran Program UMP Sunday Morning di kampus UMP Purwokerto, Minggu (9/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) meluncurkan program UMP Sunday Morning, Minggu (9/1/2022).

UMP Sunday Morning merupakan ikhtiar UMP sebagai rumah bagi UMKM di Banyumas.

Rektor UMP Dr Jebul Suroso mengatakan kampus UMP selain sebagai kampus wisata juga mulai membuka sebagai tempat bagi UMKM untuk dapat berjualan pada Minggu pagi.

“Peluncuran UMP Sunday Morning pada hari ini merupakan bagian kepedulian UMP terhadap UMKM. Jadi, UMP tidak hanya merupakan kampus untuk menimba ilmu, healing area bagi mahasiswa saja, tetapi bisa menampung UMKKM,” kata Rektor saat pembukaan UMP Sunday Morning.

Rektor mengatakan UMKM yang masuk ke Kampus UMP harus mau dibimbing dan didampingi oleh UMP.

Sehingga produk yang dihasilkan juga akan semakin bagus, bahkan tidak menutup kemungkinan untuk ekspor.

Rektor UMP Dr Jebul Suroso dalam Peluncuran Program UMP Sunday Morning pada Minggu (9/1/2022).
Rektor UMP Dr Jebul Suroso dalam Peluncuran Program UMP Sunday Morning pada Minggu (9/1/2022). (IST)

“Pada saat UMKM menggelar produknya di kampus UMP setiap pekan sekali, kami juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk masuk kampus. Warga dapat berolahraga sambil menikmati jajanan dan kuliner yang disajikan oleh para pelaku UMKM,” ujar dia.

UMP terus berusaha mendorong UMKM agar makin bertumbuh, meski sampai sekarang pandemi belum berakhir.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Setda Banyumas Purwadi Santoso mengatakan UMKM merupakan bagian penting dari pembangunan di Indonesia.

“Pemerintah membuka ruang dan kesempatan luar biasa bagi pengembangan UMKM dengan munculnya UU Cipta Kerja. Di sisi lain, UMP yang mendampingi UMKM merupakan bagian dan kepedulian serta pengabdian UMP kepada masyarakat,”jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng Ema Rachmawati mengatakan dengan membuka kampus menjadi tempat UMKM untuk berjualan dan memasarkan produknya merupakan bagian penting dari upaya mendorong geliat UMKM.

“Selama pandemi, 50 % UMKM di Jateng itu terkendala pemasaran. Maka, dengan membuka pasar, akan semakin me-recovery UMKM. Nantinya, UMP juga dapat mendampingi UMKM dalam memasarkan produknya secara daring,”tambahnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved