Breaking News:

Berita Pekalongan

Hujan Deras, Empat Titik di Wilayah Kabupaten Pekalongan Longsor

Hujan lebat dengan intensitas tinggi pada Senin (10/1/2022), membuat 4 titik di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah terjadi tanah longsor.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Hujan lebat dengan intensitas tinggi pada Senin (10/1/2022), membuat 4 titik di wilayah Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah terjadi tanah longsor.

Empat titik yang terjadi longsor, di antaranya Dukuh Penambangan, kemudian dua titik di Dukuh Sipetung, di Desa Sidomulyo, dan satunya di Desa Parakan.

Danramil Lebakbarang Kapten Infanteri Budiarto mengatakan, dengan adanya kejadian tersebut, semua akses jalan di empat titik itu tak bisa dilewati, karena tertutup tumpukan material tanah longsor.

Baca juga: Menko Airlangga: Koordinasi dan Sinergi Terus Ditingkatkan Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi di 2022

Baca juga: KPK Tak Takut Bapaknya Gibran: Nek aku salah, cekelen!

Mendengar informasi tersebut, Kodim 0710 Pekalongan langsung menerjunkan sebanyak satu pleton atau sekitar 30 persoelnya.

"4 titik yang longsor itu disebabkan hujan lebat, kami langsung berkoordinasi dengan camat, BPBD serta masyarakat setempat untuk bekerjasama gotong-royong membersihkan material longsoran tersebut," kata Danramil Lebakbarang Kapten Infanteri Budiarto, Selasa (11/1/2022).

Dijelaskan, intenstitas hujan saat kejadian tanah longsor memang cukup tinggi, sehingga tanah yang berada di kawasan perbukitan menjadi longsor.

"Oleh karena itu, saya mengimbau meminta warga yang ada di daerah tersebut supaya berhati hat saat berkendara di musim hujan seperti ini," jelasnya.

Sementara itu Warno, Kepala Dusun Penimbangan mengapresiasi hadirnya anggota TNI dari Kodim 0710 Pekalongan yang ikut membantu masyarakat dalam membersihkan material longsoran.

"Saya mewakili warga mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak-bapak TNI, kepolisan, Perhutani, dan perangkat Kecamatan Lebakbarang yang sudah bersama-sama dengan masyarakat melaksanakan kerja bakti pembersihan material longsoran ini,'' katanya.

Dengan adanya kejadian itu, dia berharap kepada pemerintah daerah untuk memberikan bantuan dan perhatian berupa pembuatan senderan penahan bahu jalan yang sudah tergerus oleh longsor.

Baca juga: Tingkatkan Soft Skill, Seluruh OPD Pemkot Semarang Ikuti Motivasi Bareng Dr Aqua Dwipayana

Baca juga: KPK Tak Takut Bapaknya Gibran: Nek aku salah, cekelen!

Sebab senderan itu sangat penting yakni apabila terjadi hujan maka musibah serupa tidak kembali terulang. (*)

 

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved