Berita Sragen

Sakit TBC Tak Kunjung Sembuh, Warga Miri Sragen Nyebur ke Sumur

Sri Murni (46) warga Mendalan, RT 08, Desa Jeruk, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen memilih mengakhiri hidupnya dengan menyeburkan diri ke sumur

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
PMI Sragen
Sejumlah tim SAR gabungan ketika mengevakuasi Sri Murni (46) di sumur milik Setiyono di Dukuh Gempolsari, RT 5, Desa Jeruk, Miri, Selasa (11/1/2022) sekira pukul 02.30 WIB 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sri Murni (46) warga Mendalan, RT 08, Desa Jeruk, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen memilih mengakhiri hidupnya dengan menyeburkan diri ke sumur.

Almarhum menyeburkan dirinya di sumur tetangga ayahnya, Setiyono di Dukuh Gempolsari, RT 5, Desa Jeruk, Miri, Selasa (11/1/2022) sekira pukul 02.30 WIB.

Informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, sebelumnya suami korban, Sulaiman berniat menjenguk istrinya yang berada di rumah orang tua korban Gimin pada pukul 01.00 WIB yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Setelah di lokasi, sang istri tidak berada di tempat tidurnya. Dibantu sang kerabat, Sulaiman meminta untuk mencari korban di sekitar rumah orang tuanya.

Sekitar pukul 02.30 WIB kerabat menemukan korban sudah berada di dalam sumur milik sdr Setiyono yang merupakan tetangga orang tuanya.

Mengetahui hal tersebut lantas mereka meminta tolong kepada warga sekitar untuk melihat kondisi korban di dalam sumur tersebut.

Didapati korban sudah mengapung di dalam sumur tersebut.

Warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Jeruk, Suparno dilanjutkan ke Polsek Miri.

Selang beberapa waktu petugas Polsek Miri bersama BPBD Sragen, PMI Sragen, Damkar dan sejumlah tim SAR HIMALAWU, wongsalam, SAR MTA,RAPI,MDMC, relawan Gercep mengevakuasi korban dari dalam sumur.

Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengatakan setelah dapat di evakuasi korban di bawa ke rumah duka.

Tim melakukan pemeriksaan dari team medis Puskesmas Miri dengan hasil tidak ada tanda-tanda kekerasan dan murni bunuh diri.

AKP Suwarso mengatakan dari keterangan keluarga, korban mengalami sakit TBC yang tidak kunjung sembuh. Diduga, korban bunuh diri karena penyakitnya yang tak kunjung sembuh. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved