Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Pelajar SMPN 8 Solo Ikut Puspaga Untuk Tingkatkan Kesehatan Mental

Ratusan siswa-siswi di SMPN 7 Surakarta ikuti Penguatan Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Remaja (Puspaga).

TRIBUNJATENG/Mahfira Putri Maulani
Ratusan siswa-siswi SMPN 8 Solo saat ikut Penguatan Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Remaja (Puspaga), Kamis (15/02/2024) 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Ratusan siswa-siswi di SMPN 7 Surakarta ikuti Penguatan Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Remaja (Puspaga), Kamis (15/02/2024). 

Acara bertema “Psikoedukasi Kesehatan Mental” itu diadakan sebagai bagian upaya Pemkot Surakarta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di kalangan remaja.
 
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Teguh Prakoso menjadi narasumber.

Baca juga: Sukseskan Program Puspaga, Pemkot Surakarta Mulai Sosialisasi ke Sekolah Menengah Pertama

Ia mengatakan pentingnya memahami dan merawat kesehatan mental, terutama di usia remaja.

Menurutnya, usia remaja rentan terhadap tekanan sosial dan psikologis.

Ia berbagi wawasan, pengetahuan, dan pengalaman dalam mengatasi tantangan kesehatan mental, serta memberikan tips dan strategi untuk menjaga kesehatan mental dengan baik.

Puspaga di SMPN 8 Surakarta memiliki peran strategis dalam memberikan layanan kesehatan mental kepada siswa-siswi di lingkungan sekolah.

Dengan adanya acara penguatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental akan semakin meningkat.

Selain itu, siswa-siswi dapat lebih terbuka dalam berbicara tentang masalah kesehatan mental yang mereka hadapi.

Kehadiran Teguh, juga memastikan seluruh siswa-siswi di SMPN 8 Surakarta ini baik-baik saja.

"Anak-anak disini semua baik-baik saja to? Kalau baik nggih alhamdulillah," ujarnya.
 
Teguh juga mengapresiasi upaya SMPN 8 Surakarta dalam meningkatkan pelayanan kesehatan mental bagi siswa-siswinya. 

Ia menegaskan komitmen Pemkot Surakarta untuk terus mendukung program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mental masyarakat, terutama generasi muda.

Baca juga: Real Count Sementara KPU RI Untuk Jawa Tengah, Ganjar-Mahfud Hanya Unggul di Boyolali

Pada kesempatan itu, Teguh juga menghimbau kepada bapak atau ibu guru yang ada di SMPN 8 Surakarta agar dapat memberikan contoh yang baik kepada siswa-siswinya.
 
Terlebih kepada bapak guru agar tidak merokok di lingkungan sekolah. Siswa bisa meniru gaya merokok para guru.

Ia meminta agar sebaiknya para guru tidak merokok di lingkungan sekolah. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved