Breaking News:

Berita Semarang

Bapenda Jawa Tengah Razia Pajak Kendaraan Bermotor yang Dipakai ASN

Tim gabungan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah, Satpol PP, dan Kepolisian melakukan razia pajak kendaraan bermotor milik apa

Penulis: m zaenal arifin | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/M Zaenal Arifin
Petugas gabungan dari Bapenda Jawa Tengah, Satpol PP dan Kepolisian melakukan razia pajak kendaraan bermotor di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim gabungan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah, Satpol PP, dan Kepolisian melakukan razia pajak kendaraan bermotor milik aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jawa Tengah, Rabu (12/1/2022).

Razia pajak kendaraan bermotor ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak agar segera melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotornya. Khususnya wajib pajak yang menunggak pembayaran hingga jatuh tempo.

Sasaran razia pajak kendaraan bermotor untuk tahap awal ini dilakukan di lingkungan instansi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sasaran pertama yang didatangi tim gabungan yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah.

Razia pajak kendaraan ini merupakan pelaksanaan dari program Bapenda Jawa Tengah yaitu Gerakan Disiplin Pajak Untuk Rakyat Provinsi Jawa Tengah (Gadis Pantura).

Razia dilakukan dengan menyasar kendaraan bermotor milik aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jawa Tengah. Nantinya, razia akan dilakukan di instansi atau dinas lainnya.

Sekda Jawa Tengah, Sumarno mengapresiasi upaya Bapenda Jawa Tengah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor melakukan program Gadis Pantura.

"Kami mengapresiasi upaya yang dilakukan Bapenda. Sebenarnya, para ASN ini mempunyai kemampuan untuk membayar pajak kendaraan bermotornya.

Hanya saja mungkin karena kesibukan sehingga terlupa untuk membayar pajaknya," kata Sumarno, yang menyempatkan diri meninjau razia pajak kendaraan bermotor di sela gowes pagi.

Dengan program Gadis Pantura tersebut, Sumarno berharap tingkat kepatuhan membayar pajak para wajib pajak juga meningkat. Dengan begitu, maka ada peningkatan pendapatan daerah.

"Tidak menutup kemungkinan nantinya razia ini juga dilakukan bagi masyarakat umum. Untuk sementara memang menyasar para ASN agar menjadi contoh bagi masyarakat patuh membayar pajak kendaraan bermotor," harapnya. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved