Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PT Semen Gresik

Dusun Wuni dan Problematika Sumber Air Bersih Kini Tak Lagi Kesulitan Air, Komitmen PT Semen Gresik

Denyut kehidupan begitu terasa di Dusun Wuni, Desa Kajar, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, beberapa hari ini.

Editor: abduh imanulhaq
SEMEN GRESIK
Warga Dusun Wuni (baju merah) mengambil air di tandon air bantuan dari Semen Gresik. Sejak ada program pembangunan sumber air oleh Semen Gresik, warga tak perlu berjalan jauh mengambil air bersih. 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Denyut kehidupan begitu terasa di Dusun Wuni, Desa Kajar, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, beberapa hari ini.

Sudah hampir dua pekan, warga bergotong royong sedang membangun pipanisasi sepanjang 1.200 meter untuk menyalurkan air bersih ke rumah-rumah warga.

Mereka memang sudah tersenyum lega. Sudah hampir tiga tahun ini warga desa merasa nyaman dan bersemangat melanjutkan hidup tanpa kesulitan air bersih.

Air bersih sempat menjadi persoalan utama bagi warga yang bermukim di Dusun Wuni.

Sebanyak 160 KK warga setempat sudah puluhan tahun bergelut dengan problematika air bersih dan mengandalkan air tadah hujan untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Masyarakat di Dusun Wuni memanfaatkan air bersih yang ditampung di tandon air bantuan dari Semen Gresik untuk aktivitas domestik masyarakat.
Masyarakat di Dusun Wuni memanfaatkan air bersih yang ditampung di tandon air bantuan dari Semen Gresik untuk aktivitas domestik masyarakat. (IST)

Kepala Dusun Wuni, Sono mengisahkan, dulu warganya terpaksa berjalan kaki sekitar 1,5 kilometer, menyusuri perbukitan sembari memanggul jerigen untuk mengambil air bersih yang berlokasi terletak di Desa Waru, Kecamatan Jepon, Blora.

Jika kondisi mendesak, warga terpaksa harus membeli air bersih dengan jerigen yang harganya lumayan mahal.

Namun secercah harapan datang, ketika PT Semen Gresik (PTSG) memberikan bantuan untuk mendapatkan sumber air bersih, sekaligus memfasilitasi berupa pompa, pipanisasi, dan pembuatan tandon sebagai penampungan.

Bantuan dari CSR Semen Gresik, kata dia, membuat warga tak lagi bersusah payah untuk mendapatkan air bersih ke Desa Waru.

Apalagi harus menggantungkan dari tadah air hujan.

‘’Pada tahun 2017, kami mendapati bahwa di dasar Gua Manuk di dusun kami, ada mata air dengan kedalaman 200 meter. Pada 2019, Semen Gresik membantu kami dengan fasilitas pompa, pipa dan pembangunan tandon. Air dari dasar gua dipompa ke atas, dan pipa untuk menyalurkan air ke bak penampungan,’’ kenang Sono.

Manfaat dari program air bersih itu sangat dirasakan oleh warga untuk keperluan mandi, memasak, mencuci dan irigasi pertanian.

Nama Gua Manuk yang dulu dijadikan tempat mengambil sarang burung walet di tahun 1980-an, kini diganti menjadi Gua Sumber Kahuripan atau sumber kehidupan.

Tandon Air di Dusun Wuni, tempat menampung air dari Gua Manuk yang dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Tandon Air di Dusun Wuni, tempat menampung air dari Gua Manuk yang dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih. (IST)

Kepala Departeman Komunikasi dan Hukum sekaligus Sekretaris Perusahaan PTSG Gatot Mardiana mengungkapkan, pihaknya berkomitmen untuk selalu mendukung ketersediaan air bersih di Desa Kajar yang menjadi desa ring satu Semen Gresik pabrik Rembang.

Pasalnya, air bukan hanya elemen penting pembentuk tubuh, namun juga sumber kehidupan manusia.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved