Berita Semarang
Vaksinasi Booster di Semarang Dilayani di 37 Puskesmas dan Beberapa RS, Ini Cara Daftarnya
Vaksinasi booster di Kota Semarang sudah mulai dilakukan. Vaksinasi dosis ketiga ini dilayani puskesmas dan beberapa rumah sakit
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Vaksinasi booster di Kota Semarang sudah mulai dilakukan. Vaksinasi dosis ketiga ini dilayani puskesmas dan beberapa rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, 37 puskesmas melayani vaksinasi booster.
Ada pula beberapa rumah sakit yang turut melayani vaksinasi booster, antara lain Telogorejo, Panti Wilasa, RSUD Wongsonegoro, dan Poltekkes.
Rencananya, Dinas Kesehatan juga akan membuka layanan vaksinasi booster di Mal Tentrem.
"Hari ini sesuai informasi yang disampaikan Pak Presiden, kami menindaklanjuti arahan presiden untuk melakukan vaksinasi booster," terang Hakam, Rabu (12/1/2022).
Menurutnya, Kota Semarang sudah memenuhi syarat untuk melakukan vaksinasi booster.
Vaksinasi dosis pertama (V1) untuk lansia di ibu Kota Jawa Tengah sudah lebih dari 60 persen. Secara global, vaksinasi sudah lebih dari 70 persen.
Dia menjelaskan, warga yang sudah bisa dilakukan vaksinasi booster adalah mereka yang sudah vaksin enam bulan yang lalu.
Berdasarkan catatan Dinkes, ada 250 ribu sasaran yang sudah bisa mengikuti vaksinasi booster.
Pihaknya menggunakan stok logiatik yang ada di Dinkes sembari menunggu alokasi dari Dinas Kesehatan Probinsi Jawa Tengah.
"Tadi malam saya langsung menginfokan untuk minta ke Dinkes Provinsi untuk kegiatan booster yang dimulai hari ini," ucapnya.
Lebih lanjut, Hakam menambahkan, ada beberapa jenis vaksin yang bakal digunakan untuk vaksinasi booster antara lain Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna.
Pemberian vaksin booster berbeda dengan vaksinasi dosis pertama maupun kedua. Booster Astrazeneca sebanyak 0,25 mililiter diperuntukan bagi masyarakat menerima vaksin dosis pertama dan kedua jenis Sinovac.
Booster Pfizer sebanyak 0,15 mililiter diperuntukan bagi masyarakat menerima vaksin dosis pertama dan kedua jenis Sinovac. Sedangkan, booster Moderna sebanyak 0,25 mililiter untuk masyarakat menerima vaksin dosis pertama dan kedua jenis Astrazeneca.
"Yang dipakai untuk booster ada lima Sinovac, Pfizer, Moderna, Astrazeneca, Sinopharm. Yang sudah siap logistiknya ada Astrazenca, Moderna, dan Pfizer. Itu tebukti aman. Pemberian dosis kan separo dari V1 dan V2," katanya.