Berita Regional

Gara-gara Ditipu Cucu, Nenek 80 Tahun di Lembang Terancam Terusir dari Rumah

Gara-gara ulah cucu, nenek berusia 80 tahun bernama Ellen Plaissaer Sjair itu kini terancam terusir dari rumahnya.

Net
Illustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, seorang nenek ditipu oleh cucunya sendiri.

Nenek berusia 80 tahun bernama Ellen Plaissaer Sjair itu kini terancam terusir dari rumahnya.


Rumah tersebut berdiri di atas tanah warisan milik almarhum suaminya, Peter S Danoewinata.

Baca juga: Dikabarkan Hilang, Nenek di Susukan Kabupaten Semarang Ditemukan Meninggal Dunia

Nenek Ellen yang merupakan pensiunan guru SMP BPPK sudah tinggal sebatang kara di rumahnya.

Namun pilunya, peninggalan berharga dari suaminya akan berpindah ke tangan orang lain akibat ulah cucunya.

Kuasa hukum Nenek Ellen, Bobby Herlambang Siregar, SH dari Kantor Hukum Williard Malau mengatakan, lansia tersebut menerima wasiat dari suaminya.

Bahwa rumah dan tanah itu untuk Nenek Ellen dan Iw, cucu tiri hasil pernikahan suami terdahulu.

Adapun dari pernikahan Nenek Ellen dengan Peter S Danoewinata, keduanya tidak dikaruniai anak.

Iw sendiri cucu kandung Peter S Danoewinata dari pernikahannya dengan istri terdahulu.

"Pada sekira 2013 sertifikat rumah yang diwasiatkan pada Nenek Ellen dicuri oleh IW, di mana IW ternyata memalsukan tanda tangan nenek Ellen pada surat kuasa menjual yang isinya seolah-olah si nenek memberikan kuasa ke IW untuk menjual rumah," kata Bobby saat dihubungi Tribun pada Kamis (13/1/2022).

 
Dugaan pemalsuan itu pada 2015 dilaporkan Nenek Ellen ke polisi dan vonis hakim menyatakan Iw bersalah dan dihukum penjara selama 2 tahun.

"Notaris yang terlibat dalam pembuatan surat kuasa menjual berinisial FL juga telah dinyatakan bersalah oleh Majelis Pengawas Daerah Notaris," katanya.

Hanya saja, pada 2017, para pembeli rumah Nenek Ellen via Iw, menggugat Nenek Ellen agar segera mengosongkan rumah tersebut.

"Nenek ELLEN kalah 3 kali berturut-turut dalam persidangan melawan pembeli tersebut, bahkan sampai tingkat peninjauan Kembali di Mahkamah Agung," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved