Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Proyek Rehab SDN Wonosegoro 2 Batang Mangkrak, Siswa Terpaksa Mengungsi Belajar

Kepala SDN Wonosegoro 2, Dwi Suharto mengatakan sudah sekitar empat bulan pembelajaran diungsikan di Madin lantaran sekolah masih dalam rehab

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pembelajaran tatap muka yang sudah berlangsung menjadi angin segar bagi para pelajar.

Suasana sekolah dan teman-teman menjadi salah satu kerinduan saat harus belajar daring pada masa pandemi.

Seperti halnya siswa siswi SDN Wonosegoro 2 Kecamatan Bandar Batang, mereka pun menyambut gembira sekolah tatap muka.

Namun, kegembiraan itu sedikit tergores saat mengetahui sekolah yang dulu mereka tempati belum bisa digunakan, bahkan kondisinya pun saat ini mangkrak.

Mereka terpaksa harus mengungsi di Madin Miftakhul Ulum Wonosegoro untuk tetap bisa melakukan pembelajaran.

Dengan minim sarana prasarana yang memadai, siswa - siswi harus belajar dengan lesehan atau duduk di lantai tanpa alas.

Salah satu siswa, Marvel Raihan Saputra mengungkapkan bahwa dia dan teman-teman lainnya ingin kembali dan merasakan sekolah yang dulu.

"Di sini tidak ada taman bermain, tidak ada perpustakaan, duduknya juga lesehan jadi terkadang dingin, ingin segera ke sekolah yang dulu, karena di sini sudah mulai bosan dan jenuh," tutur siswa kelas lima itu.

Pantauan Tribunjateng, kondisi SDN Wonosegoro 2 Bandar Batang cukup memprihatinkan.

Seperti bangunan yang sudah lama ditinggalkan, rumput liar pub sudah mulai lebat.

Seluruh gedung atapnya sudah dibongkar, kecuali bangunan perpustakaan.

Tak terlihat ada aktivitas apapun di sana, hanya bangunan terbuka, bekas-bekas pengerjaan proyek yang mengering, dan genting-genting di berbagai sudutnya.

Kepala SDN Wonosegoro 2, Dwi Suharto mengatakan sudah sekitar empat bulan pembelajaran diungsikan di Madin lantaran sekolah masih dalam rehab.

Namun, kontraktor yang mengerjakan tak kunjung selesai hingga sekarang terlihat dibiarkan saja.

"Memang yang diperbaiki hampir semua ruangan, untuk sementara agar tidak tertinggal pembelajaran kami alihkan di Madin kebetulan ada beberapa ruang kelas," tuturnya saat ditemui, Sabtu (15/1/2022).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved