Berita Pekalongan
Kronologi Penemuan Mayat Terjepit Batu di Sungai Kali Genteng Pekalongan
Sedang mencari rumput di tepi Sungai Kali Genteng, Karno (65) warga Dukuh Karangmoncol, RT 9, RW 4, Desa Windurojo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalo
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sedang mencari rumput di tepi Sungai Kali Genteng, Karno (65) warga Dukuh Karangmoncol, RT 9, RW 4, Desa Windurojo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah menemukan jasad berjenis kelamin laki-laki dalam keadaan telungkup di Sungai Kali Genteng.
Kapolsek Kesesi AKP Farid saat dihubungi Tirbunjateng.com, Minggu (16/1/2022) membenarkan informasi tersebut.
"Betul, sekira pukul 09.30 WIB, Polsek Kesesi telah menerima laporan adanya seorang mayat terjepit di batu di Sungai Kali Genteng," katanya.
Ia menjelaskan, kronologi penemuan mayat itu oleh warga yang sedang mencari rumput di tepi sungai.
"Kronologisnya, warga sedang mencari rumput di tepian sungai melihat korban dalam keadaan telungkup terjepit batu," katanya.
Menurutnya, lokasi warga saat menemukan korban itu jaraknya sekitar kurang lebih 400 meter.
"Melihat itu saksi ini, melaporkan sama warga yang lain. Selanjutnya, korban dievakuasi ke Puskesmas Kesesi 1 dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Kesesi," ujarnya.
AKP Farid mengungkapkan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis Puskesmas Kesesi 1, korban tersebut bernama Sair (74), warga RT 10 RW 5, Dukuh Karangmoncol, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.
Dari pemeriksaan petugas medis, bahwa kondisi mayat dalam keadaan utuh dan masih dapat dikenali.
Ditemukan tanda-tanda tenggelam dengan ciri kulit telapak kedua tangan, kaki menjadi keriput, pada dada ditekan mulut keluar bui atau air (korban menelan air saat tenggelam).
"Dari keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah pagi tadi sekira pukul 07.00 WIB," ungkapnya. (Dro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/161-Petugas-Puskesmas-1.jpg)