Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Ferdinand Hutahaean Minta Maaf kepada Masyarakat Indonesia lewat Surat yang Ditulis di Penjara

Ferdinand Hutahaean menulis surat permohonan maaf dari dalam Rumah Tahanan Bareskrim Polri.

TRIBUNNEWS.COM/ILHAM RIAN PRATAMA
Ferdinand Hutahaean 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTAFerdinand Hutahaean menulis surat permohonan maaf dari dalam Rumah Tahanan Bareskrim Polri.

Mantan politisi Partai Demokrat itu meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Surat disampaikan kuasa hukumnya, Rony Hutahaean.

Baca juga: Gubernur Anies Baswedan Digugat Pengusaha, Begini Tanggapan Wagub Ahmad Riza Patria

Dalam suratnya, Ferdinand meminta maaf atas cuitannya yang bermuatan SARA.

“Isinya adalah permohonan maaf dari hati yang paling dalam kepada masyarakat warga negara Indonesia, tokoh agama, ulama, tokoh politik dan seluruh masyarakat siapa pun,” kata Rony kepada wartawan, Senin (17/1/2022).

Selain itu, menurut Rony, Ferdinand juga meminta doa kepada masyarakat agar dirinya diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi proses hukum.

Adapun dikutip dari surat itu, Ferdinand juga memohon bimbingan masyarakat agar ke depannya bisa semakin menjadi pribadi yang baik dalam beragama.

“Atas kekhilafan saya, mohon dimaafkan dan bimbing saya agar ke depan semakin menjadi seorang yang lebih baik beragama dan bertutur kata,” tulis Ferdinand seperti dikutip dalam suratnya.

Berikut ini isi surat yang ditulis Ferdinand Hutahaean yang disampaikan melalui tim kuasa hukumnya:

Kepada Yth.

Seluruh masyarakat warga negara Indonesia, para pemuka agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan segenap warga yang saya cintai di manapun berada

Bismillahirrahmanirrahim

 
Assalamualaikum Wr Wb

Perkenankanlah saya Ferdinand Hutahaean, pertama sekali dengan segala kerendahan hati memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan saya dalam berkata secara khusus dalam cuitan saya yang telah menyinggung perasaan sahabat, saudara, dan siapapun yang merasa tersinggung dan tersakiti atas tutur kata saya dalam cuitan saya.

Saya dengan rendah hati memohon dimaafkan karena saya tidak ada niat untuk menyinggung atau menyerang pihak mana pun. Sebagai seorang muslim saya justru ingin menegaskan bahwa tiada lain tempat berlindung kecuali Allah SWT.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved