Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

MotoGP

MotoGP Mandalika Indonesia Disebut Bukan Saingan Sepang Malaysia

Hadirnya Sirkuit Mandalika Indonesia yang sekaligus akan digelarnya MotoGP Mandalika dinilai tidak akan memengaruhi perhelatan balap di negara tetangg

Editor: m nur huda
MotoGP
Sirkuit Sepang Malaysia 

TRIBUNJATENG.COM - Hadirnya Sirkuit Mandalika Indonesia yang sekaligus akan digelarnya MotoGP Mandalika dinilai tidak akan memengaruhi perhelatan balap di negara tetangga yaitu Malaysia.

Sebagaimana diketahui, Indonesia akhirnya menyusul jejak dua negara tetangga, Malaysia dan Thailand, untuk menjadi tuan rumah balapan MotoGP mulai musim 2022.

MotoGP sebenarnya pernah berkunjung ke Indonesia pada 1996 dan 1997.

Saat itu kompetisi masih bernama grand prix motor dengan tiga kelas 125cc, 250cc, dan 500cc.

Krisis moneter menyebabkan Indonesia melepas hak tuan rumah. Untungnya, penantian panjang tersebut akan segera berakhir.

MotoGP Mandalika Indonesia direncanakan akan menjadi seri kedua kejuaraan musim depan.

Balapan akan digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 20 Maret. Mandalika juga akan menjadi lokasi tes pramusim pada 11-13 Februari.

Kemunculan MotoGP Indonesia menimbulkan pertanyaan. Bagaimana pengaruhnya dengan angka penonton di negara tetangga.

Mantan CEO Sirkuit Sepang, Razlan Razali, percaya MotoGP Malaysia tidak akan terpengaruh.

Razali memiliki alasan untuk berpendapat demikian walau mengetahui bahwa umumnya 20 persen penonton MotoGP Malaysia berasal dari Indonesia.

"Saya rasa tidak karena Mandalika adalah seri kedua dan Malaysia adalah seri kedua dari belakang," kata Razali, dilansir dari Crash.

"Kami dulu berpikir Buriram (Thailand) akan memberi dampak dan kenyataannya tidak," imbuhnya.

Tahun lalu Razali telah menunjukkan dukungan terhadap wacana perhelatan MotoGP Indonesia dalam wawancara dengan Sports Pro.

Kebetulan juga, Razali pernah menerima kunjungan delegasi Sirkuit Mandalika yang melakukan studi soal penyelenggaraan balapan MotoGP.

"Pada dasarnya kami mengajak mereka berkeliling agar mendapat pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana menyelanggarakan balapan MotoGP," ucap Razali saat itu.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved