Berita Sragen

Customer Bengkel di Sragen Meninggal Dunia Mendadak di Ruang Tunggu

Sewaktu kendaraannya di servis, korban menunggu di bangku ruang tunggu bengkel Ahass dengan posisi tidur miring

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
Polres Sragen
Proses evakuasi jenazah Ngadiran (55) warga Desa Jenggrek, Kedawung, Sragen di bengkel Ahass Jetak Sidoharjo, Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Karyawan bengkel Ahass Honda di Jalan Raya Solo-Sragen KM 02, Dukuh Ngepos, RT 05, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen dikejutkan dengan salah satu customernya mendadak meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Ngadiran (55) warga Dukuh Tempel, RT 04, Desa Jenggrek, Kecamatan Kedawung, Sragen. Kejadian tersebut terjadi Kamis (3/2/2022) sore.

Informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, korban awalnya datang ke bengkel pada pukul 10.00 WIB untuk servis kendaraan Honda Varionya bernopol AD 6928 EKE.

Sewaktu kendaraannya di servis, korban menunggu di bangku ruang tunggu bengkel Ahass dengan posisi tidur miring.

Baca juga: Manfaat Jahe Jeruk Nipis untuk Detoks dan Sumber Nutrisi, Nikmat Diminum saat Hangat

Baca juga: UPDATE Petaka Miras Oplosan di Jepara: Korban Bertambah Lagi, Total 9 Meninggal Dunia

Karena motor selesai di servis salah satu karyawan berniat membangunkan korban pada pukul 11.00 namun korban tidak terbangun dari tidurnya.

Setelah ditunggu hingga sore, korban juga tak kunjung bangun. Akhirnya karyawan lainnya berusaha membangunkan korban namun korban tidak bangun.

Karena panik, karyawan bengkel Ahass tersebut melaporkan kejadian tersebut ke kepada kepala desa setempat. Oleh kepala desa dilaporkan ke Polsek Sidoharjo.

Usai mendapatkan laporan tersebut, anggota Polsek Sidoharjo menuju ke tempat kejadian untuk melakukan olah TKP.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kapolsek Sidoharjo IPTU Ari Pujiantoro mengatakan pihaknya langsung melakukan pemeriksaan fisik jenazah dan olah TKP.

Dirinya terjun langsung dalam olah TKP tersebut. Pemeriksaan fisik dilakukan oleh tim inafis Polres Sragen dan tim medis dari Puskesmas Sidoharjo.

IPTU Ari menyampaikan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,  korban langsung di bawa ke rumah korban untuk proses pemakaman.

"Korban diduga mempunyai riwayat jantung. Keterangan dari keluarga korban, bahwa korban semalam habis perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur," tandasnya. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved