Berita Viral
Viral Kisah Putrie, Mahasiswi Kerja Paruh Waktu Ikut Petani Digaji Rp 1,3 Juta Per Hari
Putrie Khairunnisa (24) mengisahkan dirinya ikut bekerja sebagai petani dan digaji Rp 1,3 juta dalam sehari.
"Sebenarnya magangnya di perusahaan jamur bukan padi. Kalau padi itu aku nyoba part time aja dan itu 3 hari doang," kata Putrie ketika dihubungi, Jumat (4/2/2022).
Bekerja paruh waktu sebagai petani dalam sehari, Putrie bisa mendapatkan bayaran 10 ribu Yen atau sekitar Rp 1,3 juta dalam sehari.
Di mana satu hari kerja sama dengan 8 jam.
Ia juga mendapat perlakuan yang baik dari si pemilik lahan.
Putrie mengatakan alasannya part time jadi petani adalah karena ia tertarik dengan cara menanam padi di Jepang.
Menurutnya, lahan untuk menanam padi di Jepang berbeda dengan di Indonesia.
Sebagai mahasiswi agribisnis, kegiatan ini tentu menambah wawasannya seputar pertanian.
"Aku tertarik buat tahu cara menanam padi di sana soalnya kalau salju enggak bisa tumbuh."
"Mereka menanam bukan di sawah tapi di greenhouse, pakai wadah beberapa lapis tanah dan bibit terus naruh di wadahnya juga pakai mesin. Jadi takarannya udah otomatis," cerita dia.
Tak sendirian, Putrie juga ditemani beberapa mahasiswa asal Indonesia lainnya.
Cerita Putrie dan teman-temannya bekerja jadi petani ini sampai masuk ke koran Jepang pada saat itu.
Selain kerja menjadi petani, Putrie juga membagikan kisahnya mengikuti magang di perusahaan jamur di Jepang, yang berlokasi di kota Gosen, Niigata, Jepang.
Ia belajar banyak hal tentang pertanian di perusahaan tersebut selama 10 bulan.
Tak hanya ilmu dan pengalaman, Putrie juga mendapatkan bayaran yang hampir sama, sekitar 10 ribu Yen atau Rp 1,3 juta setiap harinya.
Per harinya waktu kerja Putrie sekitar 8 jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Viral-cerita-mahasiswi-Indonesia-kerja-paruh-waktu-jadi-petani-padi.jpg)