Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Headline

Headline : Mayoritas Pasien Omicron Meninggal Belum Divaksin

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, 356 pasien Covid-19 yang meninggal karena Covid-19 sejak 21 Januari

(SHUTTERSTOCK/natatravel)
Ilustrasi varian Omicron (B.1.1.529). Dokter di Afrika Selatan yang pertama kali menyadari ada varian baru Covid-19 mengatakan, gejala varian Omicron sangat ringan seperti infeksi virus umumnya. 

Kenaikan terhitung 2,9 kali lipat lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan harian pemerintah, tercatat selama periode 25-31 Januari, jumlah kumulatif kasus konfirmasi Covid-19 dalam sepekan berjumlah 64.065 kasus.

Sementara pada periode 1-7 Februari, kasus Covid-19 meningkat menjadi 189.231 kasus.

Kondisi kenaikan serupa juga terjadi pada kasus warga yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19. Selama kurun waktu 25-31 Januari, jumlah kumulatif kasus kematian Covid-19 di Indonesia berjumlah 93 kasus.

Kemudian, terjadi kenaikan pada periode 1-7 Februari, kasus kematian melonjak menjadi 316 kasus.

Rendahnya Tracing

Pemerintah telah mengevaluasi level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat melonjaknya kasus Covid-19 setelah masuknya varian Omicron.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Yogyakarta, dan Bali naik menjadi level 3 PPKM.

"Hal ini terjadi bukan akibat tingginya kasus. Saya ulangi ini bukan akibat tingginya kasus," kata Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Senin(7/2).

Naiknya level PPKM daerah-daerah tersebut kata Luhut sebagian karena rendahnya tracing. Sementara untuk wilayah Bali, kenaikan level terjadi akibat meningkatnya angka rawat inap di rumah sakit.

"Hal ini terkait dengan keputusan yang dapat dilihat nanti dengan instruksi Mendagri yang akan keluar hari ini," katanya.

Luhut mengatakan pemerintah ingin Bed Occupancy Rate (BOR) tetap rendah. Oleh karena itu pemerintah mendorong agar mereka yang terinfeksi Covid-19 namun bergejala ringan atau tidak bergejala untuk tidak masuk rumah sakit, melainkan cukup di tempat isolasi terpusat.

Oleh karena itu tidak hanya BOR RS, nantinya pemerintah akan memasukkan ketersediaan bed ICU RS kedalam indikator penentuan level PPKM.

"Sehingga juga kita lihat bed ICU itu menjadi juga indikator yang sangat kuat," ujarnya.

Aturan PPKM Level 3

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved