Juz Amma
Surat Al Ahqaf (Bukit-bukit Pasir), Lengkap Arab Latin serta Artinya
Berikut bacaan Surat Al Ahqaf dan artinya dalam Bahasa Indonesia sebagai bagian dari Surah Makkiyah karena diturunkan di Makkah.
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
Qul ara-aitum maa tad'uuna min duunillahi aruunii maadzaa khalaquu minal ardhi am lahum syirkun fiis-samaawaati u`tuunii bikitaabin min qabli haadzaa au atsaaratin min 'ilmin in kuntum shaadiqiin.
4. Katakanlah, terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu sembah selain Allah, perlihatkan kepada-Ku apakah yang telah mereka ciptakan dari bumi ini atau adakah mereka berserikat (dengan Allah) dalam (penciptaan) langit? Bawalah kepada-Ku Kitab yang sebelum (Alquran) ini atau peninggalan dari pengetahuan (orang-orang dahulu), jika kamu adalah orang-orang yang benar"
وَمَنۡ أَضَلُّ مِمَّن يَدۡعُواْ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَن لَّا يَسۡتَجِيبُ لَهُۥٓ إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِ وَهُمۡ عَن دُعَآئِهِمۡ غَٰفِلُونَ
Wa man adhallu mimman yad'uu min duunillahi man laa yastajiibu lahu ilaa yaumil qiyaamati wa hum 'an du'aa-ihim ghaafiluun.
5. "Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa) nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka?"
وَإِذَا حُشِرَ ٱلنَّاسُ كَانُواْ لَهُمۡ أَعۡدَآءٗ وَكَانُواْ بِعِبَادَتِهِمۡ كَٰفِرِينَ
Wa idzaa husyirannaasu kaanuu lahum a'daa-an wa kaanuu bi'ibaadatihim kaafiriin.
6. "Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat) niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka."
وَإِذَا تُتۡلَىٰ عَلَيۡهِمۡ ءَايَٰتُنَا بَيِّنَٰتٍ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لِلۡحَقِّ لَمَّا جَآءَهُمۡ هَٰذَا سِحۡرٌ مُّبِينٌ
Wa idzaa tutlaa 'alaihim aayaatunaa bayyinaatin qaalal-ladziina kafaruu lilhaqqi lammaa jaa-ahum haadzaa sihrun mubiin.
7. "Dan apabila mereka dibacakan ayat-ayat Kami yang jelas, orang-orang yang kafir berkata ketika kebenaran itu datang kepada mereka, ini adalah sihir yang nyata."
أَمۡ يَقُولُونَ ٱفۡتَرَىٰهُۖ قُلۡ إِنِ ٱفۡتَرَيۡتُهُۥ فَلَا تَمۡلِكُونَ لِي مِنَ ٱللَّهِ شَيًۡٔاۖ هُوَ أَعۡلَمُ بِمَا تُفِيضُونَ فِيهِۚ كَفَىٰ بِهِۦ شَهِيدَۢا بَيۡنِي وَبَيۡنَكُمۡۖ وَهُوَ ٱلۡغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ
Am yaquuluu-naaftaraahu qul iniiftaraituhuu falaa tamlikuuna lii minallahi syai-an huwa a'lamu bimaa tufiidhuuna fiihi kafa bihii syahiidan bainii wa bainakum wa huwal ghafuurur-rahiim.
8. "Bahkan mereka berkata, Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya (Alquran). Katakanlah, jika aku mengada-adakannya, maka kamu tidak kuasa sedikit pun menghindarkan aku dari (azab) Allah. Dia lebih tahu apa yang kamu percakapkan tentang Alquran itu. Cukuplah Dia menjadi saksi antara aku dengan kamu. Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang."
قُلۡ مَا كُنتُ بِدۡعٗا مِّنَ ٱلرُّسُلِ وَمَآ أَدۡرِي مَا يُفۡعَلُ بِي وَلَا بِكُمۡۖ إِنۡ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰٓ إِلَيَّ وَمَآ أَنَا۠ إِلَّا نَذِيرٌ مُّبِينٌ
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Surat-Al-Ahqaf-Bukit-bukit-Pasir-Lengkap-Arab-Latin-serta-Artinya.jpg)