Berita Sragen
BREAKING NEWS: Bus Kramat Jati Vs Truk di Jalan Raya Sragen-Ngawi Sambungmacan, 1 Tewas, 4 Luka-luka
Kecelakaan antara Bus Kramat Jati vs truk terjadi di Jalan Raya Sragen - Ngawi, Dukuh Pondok Jati, Desa Jatisumo, Kecamatan Sambungmacan, Sragen
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kecelakaan antara Bus Kramat Jati vs truk terjadi di Jalan Raya Sragen - Ngawi, Dukuh Pondok Jati, Desa Jatisumo, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Jumat (11/2/2022) pukul 04.00 WIB.
Informasi yang dihimpun Tribunjateng.com satu penumpang bus meninggal dunia, sementara penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Evakuasi para korban dilakukan oleh tim relawan PMI, Puskesmas Sambunganmacan, tim dari RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dan unsur lainnya.
Ketua PMI Sragen, Ismail Joko Sutrisno mengatakan pihaknya mengevakuasi sebanyak lima orang. Satu meninggal dunia dan empat mengalami luka-luka.
Baca juga: Kata Nurhadi, Warga Wadas Kontra Penambangan saat Ngobrol dengan Ganjar: Saya yang Viral Itu Lho Pak
Baca juga: Review Camper Bus Trans Jaya Semarang, Serasa Hotel Berjalan, Segini Harga Sewanya
Korban meninggal dunia ialah Eka Sri Mulyani (37) warga Jalan Terate VII DLM, RT 13/04, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Kabupaten Jakarta Barat.
Ismail mengatakan Eka Sri Mulyani kondisi meninggal dunia, mengalami pendarahan hidung dan mulut, robek kepala dan leher, robek pundak kanan dan kiri dan robek di kaki.
Korban meninggal dunia diketahui membawa balita berusia empat tahun. Balita tersebut ditemukan dalam kondisi sadar, namun mengalami luka lecet kepala sebelah kanan.
Sementara itu, tiga korban lainnya diantaranya Sugiyono (58) dan Sri Martini (53). Keduanya warga Desa Dimong, RT 06/01 Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
Sugiyono kondisi sadar dengan mengalami keluhan kedua mata nyeri, bahu kanan nyeri. Sementara Sri martini kondisi sadar, mengalami sobek kepala tidak beraturan sebelah kanan.
Satu korban lainnya ialah Bagyo (60) warga Oro - Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Bagyo ditemukan dalam kondisi sadar, mengalami luka sobek tidak beraturan pada dahi, dan mata sebelah kanan.
Ismail mengatakan pihaknya melakukan pertolongan pertama kepada seluruh korban di lokasi karena korban masih berada di dalam bus.
"Tim Alfa 02 dan Tim Alfa 05 melakukan assesement dan Puskesmas Sambungmacan 2 merujuk pasien atas nama Bagyo ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dengan Ambulans Puskesmas Sambungmacan 2," kata Ismail.
Ismail mengatakan sempat menemukan korban berteriak histeris dengan sejumlah luka.
Karena korban terjepit, proses evakuasi memakan waktu kurang lebih 30 menit untuk mengeluarkan korban dari dalam bus.
Setelah berhasil di evakuasi, korban selamat di evakuasi oleh tim evakuasi gabungan ke IGD RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dengan menggunakan Ambulans Rescue Medic Alf 05 PSC 119 Sukowati untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
"Satu korban yang meninggal dunia di evakuasi ke Instalasi Forensik RSUD dr. Sorhadi Prijonegoro Sragen menggunakan Ambulans Rescue Medic Alfa 02 PMI Sragen," kata Ismail.
Ismail melanjutkan setelah selesai melakukan respon, karena masih Pandemi Covid-19 para petugas dan ambulans Rescue Medic distelilisasi dan desinfektan untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid 19. (uti)