Berita Banyumas
Klenteng Boen Tek Bio Banyumas, Tidak Ada Perayaan Cap Go Meh
Cap Go Meh yang menjadi bagian dari Imlek diperingati 15 hari setelah tahun baru Imlek.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Cap Go Meh yang menjadi bagian dari Imlek diperingati 15 hari setelah tahun baru Imlek.
Cap Go Meh Tahun ini masih bertepatan dengan adanya Covid-19 yang belum usai. Kegiatan yang berbentuk keramaian masih di batasi termasuk perayaan keagamaan.
Menjadi salah satu tempat ibadah orang Tionghoa di Kabupaten Banyumas, Klenteng Boen Tek Bio terletak di Jalan Pungkuran Nomor 790 Banyumas, atau berada di belakang Pasar Banjoemas ke arah Barat sekitar 200 meter.
Cap Go Meh di Klenteng Boen Tek Bio Banyumas tidak diadakan seperti biasanya. Semenjak adanya Covid-19 Klenteng ini menghindari perayaan yang berbentuk kerumunan.
Termasuk Cap Go Meh tahun ini diganti dengan sembahyang bersama.
Saat tim Tribunjateng.com datang ke lokasi, Senin (14/2/2022) gerbang Klenteng masih tertutup hanya di buka sedikit pada gerbang sebelah kiri Klenteng. Lilin besar menyala di depan gerbang utama yang tertutup.
Hanya terlihat seorang karyawan yang sedang membersihkan area dalam dari Klenteng Boen Tek Bio.
"Sudah dua tahun semenjak adanya Covid-19 disini tidak ada perayaan Cap Go Meh. Paling nanti malam ada sembahyang bersama namun tetap dibatasi," Ungkap Eka Novianto karyawan Klenteng Boen Tek Bio Banyumas.
Dari wawancara sambungan telepon dengan Humas Klenteng Boen Tek Bio tidak adanya perayaan besar-besaran tahun ini karena berkaitan dengan pembatasan adanya Covid-19, sehingga diganti dengan sembahyang bersama.
"Untuk sembahyang tidak dibatasi dari mana saja boleh tetapi ketika masuk ruangan sembahyang dibatasi hanya 10 orang saja" jelas Bita selaku Humas Klenteng Boen Tek Bio. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Klenteng-boen-tek-bio.jpg)