Berita Regional
Polisi Ringkus Komplotan Wanita Perampok Berkedok Petugas Vaksinasi Covid-19 di Kuningan
"Dari lima orang yang terlibat perampokan ini, ada dua yang berstatus ibu dan anak."
TRIBUNJATENG.COM, KUNINGAN - Kawanan pencuri beraksi di perumahan di Lamepayung, Kompleks Kantor Dinas di Kuningan.
Polisi berhasil meringkus kawanan tersebut.
Kapolres Kuningan, AKBP Dhany Aryanda, mengatakan komplotan perampok tersebut terdiri dari lima orang.
Baca juga: Hari Ini Herry Wirawan Jalani Sidang Vonis, Keluarga Korban Berharap Herry Dihukum Mati
Ada empat perempuan dan satu pria yang bertugas sebagai pengemudi.
"Dari lima orang yang terlibat perampokan ini, ada yang berstatus ibu dan anak.
Yang bertugas sebagai sopir itu anak dari satu dari empat perempuan," kata Dhany Aryanda ketika memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Kuningan, Senin (14/2/2022).
Kapolres mengatakan komplotan perampok itu berpura-pura menjadi petugas medis sekaligus vaksinator Covid-19.
Keempat perempuan masuk sebuah rumah dan berpura-pura menawarkan alat terapi hingga layanan terapi.
Dua dari empat perempuan menyelinap masuk ke kamar dan menguras harta pemilik rumah.
"Keempat perempuan ini memiliki peran yang berbeda, ada yang sebagai terapis dan dua orang mengambil harta korban.
Yang laki-laki hanya mengatur kendaraan yang digunakan komplotan perampok itu," katanya.
Akibat tindakan komplotan perampok itu, ucap Dhany Aryanda, korban mengalami kerugian puluhan juta.
"Tersangka mengambil 1 gelang emas berat 10 gram, 2 cincin emas total berat 10 gram, dan 1 jam tangan merek ALFA yang disimpan di atas meja rias, dan uang tunai Rp 25.429.000 yang disimpan dalam lemari," katanya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sindikat Wanita Pencuri Berkedok Petugas Medis, Maling Emas Puluhan Gram dan Uang dari Rumah Warga
Baca juga: Cabuli Anak Tiri Puluhan Kali, Pria Tanah Bumbu Diringkus Polisi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-penangkapan.jpg)