Berita Video
Video Bocah Terseret Arus di Semarang, Tim SAR Kerahkan Penyelam dan Perahu Karet
Michael Rafaello Bonsanja hilang tenggelam terseret arus air di selokan wilayah Kelurahan Tandang, Kota Semarang.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: abduh imanulhaq
"Saya jalan dari sini hingga pelabuhan jalan kaki. Itu tidak ketemu akhirnya saya pulang belum sempat mandi saya lakukan pencarian lagi," tutur dia.
Yakobus mengaku anaknya yang hilang terseret arus tersebut autis.
Saat kejadian tersebut anak bungsunya ditolong oleh kakaknya.
"Kakaknya sampai luka-luka saat menolong adiknya," tuturnya.
Sebelum kejadian, ia merasa firasat aneh dengan anaknya.
Dia melihat anaknya tersebut meminta perhatian lebih.
"Manjanya, minta perhatiannya lebih. Anak itu sering mengulang kata-kata dan terus minta dipeluk. Saya waktu hari kejadian sebelumnya 14.45 juga nulis status Semarang bawah akan banjir nah berselang 5 menit kejadian ini," tandasnya.
Pencarian Korban
Pencarian terhadap bocah terseret air di selokan Kelurahan Tandang RT 6 RW 6 Kecamatan Tembalang Kita Semarang Semarang, Selasa (15/2/2022)
Pencarian dilakukan tim SAR gabungan memasuki hari kedua. Pada pencarian tersebut tim SAR memperluas wilayah penyisiran.
Pada operasi tersebut, tim SAR gabungan juga mengerahkan penyelam, dan penyisiran.
Koordinator Tim SAR gabungan, Budi Purnomo Sari menjelaskan menambah area pada pencarian tersebut.
Pada operasi pencarian dibagi menjadi 5 sru.
"Sru pertama melakukan penyelaman di jembatan Mrican dimana ada beberapa spot yang dicurigai dalam. Sru kedua dilakukan penyisiran dan pemantauan, karena ada beberapa spot yang diduga memiliki kedalaman 3 meter berada sebelum jembatan Tanggul Indah," jelasnya.
Kemudian Sru ketiga, kata dia, akan dilakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari Kaliwaru menuju Kaligawe.