Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Bupati Jepara Beri Sepeda Motor kepada Istri Terduga Teroris: Ini Murni Kemanusiaan

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyerahkan bantuan sepeda motor kepada istri terduga teroris.

Tayang:
(Dok. Kominfo Jepara).
Bupati Jepara Dian Kristiandi menyerahkan bantuan sepeda motor kepada istri terduga teroris. Penyerahan bantuan itu secara simbolik berlangsung di Ruang Kerja Bupati Jepara, Selasa (15/2/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Bupati Jepara Dian Kristiandi menyerahkan bantuan sepeda motor kepada istri terduga teroris.


Penyerahan bantuan itu secara simbolik berlangsung di Ruang Kerja Bupati Jepara, Selasa (15/2/2022).


Pria yang akrab disapa Andi itu mengatakan bantuan sepeda motor ininuntuk membantu mobilitias keseharian istri, agae bisa melakulan aktivitas selama suami berasa si tahanan Polda Jateng dan Densus 88.


 “Ini murni kemanusiaan, karena suaminya sudah tidak bisa bekerja karena ditahan sedang ia perlu melakukan aktifitas kesehariaannya, memenuhi kebutuhan hidupnya sedang ia tidak bisa beraktifitas tanpa motor. Tidak ada maksud lain kecuali memang murni membantu," kata Andi.


Kepada Andi, istri tersuga teroris ini menceritakan rencananya untuk berdagang. Hal ini dilakulan untuk menyambung hidip selama suami ditahan. 


Dia menceritakan setelah suami ditangkap, ia kembali ke Jepara. Kini ia ingin memulai hidup di Jepara sebagai pedagang.


“Rencananya saya mau jualan karena suami sudah tidak bisa kerja lagi karena ditahan” katanya.

 

Perempuan asli Jepara ini memang sudah 6 tahun meninggalkan kota kelahirannya dan bersuamikan orang luar Jepara


Ia mengaku sering kali berpindah tempat tinggal bersama suami dan baru 2 kali pulang ke Jepara meski suami berstatus guru ngaji di sebuah pondok pesantren di NTT.


 “Kami sering pindah tempat, paling lama cuma dua minggu di rumah," tuturnya.

 


Sebelumnya ia pernah mengenyam pendidikan di salah satu pondok pesantren di Jepara dan pada sebuah madrasah Aliyah. 


 
Di depan  Bupati Andi, ia mengaku sudah lelah berkeliling terus dan ingin menetap di kampung halaman di Jepara, meskipun diajak suaminya lagi untuk kembali keliling, ia berdalih tetap ingin berada di Jepara.


"Alhamdulillah sekarang sudah di Jepara dan bisa membantu orang tua. Capek keliling terus, mau menetap di Jepara saja,” tegasnya.


Selama tinggal di Jepara, ia tinggal bersama bersama orang tuanya. Di rumah ia sering mendapatkan panggilan pengobatan ke rumah-rumah khusus pengobatan perempuan. Karena tidak memiliki sepeda motor, ia kesulitan menuju ke rumah pelanggan. Sehingga ia terpaksa meminjam kendaraan ke tetangga.


Cerita dirinya yang tidak memiliki sepeda motor dan membuatnya kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari sampai ke telinga Bupati Andi. Andi kemudian memberi bantuan sepeda motor agar bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk kegiatan kesehariannya.


 “Saya harap sampean sekarang menetap di Jepara saja, udah bagus pilihannya bantuin orang tua buka pengobatan. Apa lagi sekarang sudah punya sepeda motor sendiri, jadi gak perlu pinjam punya orang lain. Ini juga bisa digunakan untuk keseharian juga,” pesan Andi.


Tak hanya bupati, Kapolres Jepara AKBP Warsono juga memberikan bantuan sembako dan uang. Menurutnya, bantuan tersebut bisa digunakan istri terduga teroris sebagai modal usaha. Warsono juga membantu pembuatan SIM.


"Diharapkan dengan bantuan tersebut dapat digunakan untuk memulai kehidupan baru di Jepara," tandasnya.(yun).

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved