Kabupaten Jepara
Pemdes Bucu Jepara Mengadu ke Bupati 6 KM Jalan di Desanya Rusak Berat
Penanganan jalan rusak di Kabupaten Jepara masih menjadi perhatian pemerintah daerah setempat.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Penanganan jalan rusak di Kabupaten Jepara masih menjadi perhatian pemerintah daerah setempat. Baik jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, jalan provinsi yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, jalan kabupaten menjadi urusan pemerintah kabupaten, maupun jalan desa yang menjadi urusan pemerintah desa.
Bupati Jepara Witiarso Utomo mendapatkan keluhan kondisi jalan rusak dari masyarakat di beberapa lokasi. Di antaranya datang dari Jepara wilayah Selatan, juga datang dari Jepara wilayah Utara.
Dari wilayah Utara, keluhan datang dari Desa Bucu, Kecamatan Kembang. Dari 25.740 meter atau 25,7 kilometer jalan yang melintas di wilayah Desa Bucu, masih ada 6.090 meter atau 6,09 kilometer jalan dalam kondisi rusak berat.
Kepala Desa Bucu, Mustaqim menyampaikan, kondisi infrastruktur jalan di wilayahnya menjadi kewenangan pemerintah kabupaten dan pemerintah desa.
Di mana total panjang jalan desa di Bucu mencapai 18.482 meter, sedangkan panjang jalan kabupaten yang melintasi desa mencapai 7.258 meter.
Kata dia, dari total jalan desa dengan panjang 18.482 meter, terdapat 13.862 meter dalam kondisi baik, 1.848 meter dalam kondisi kurang baik, dan 2.772 meter rusak berat.
Sementara dari panjang total jalan kabupaten 7.258 meter yang melintasi Bucu, 3.510 meter di antaranya berada dalam kondisi baik, 430 meter dalam kondisi kurang baik, dan 3.318 meter mengalami kerusakan berat.
Sebagai kepala desa, Mustaqim berharap pemerintah kabupaten memberikan perhatian khusus terkait perbaikan jalan kabupaten di Desa Bucu yang saat ini dalam kondisi rusak berat. Selebihnya jalan desa akan diperbaiki secara bertahap melalui dana desa.
"Ruas jalan yang saat ini berada dalam kondisi kurang baik dan rusak berat telah masuk dalam program perbaikan dan sebagian sudah dalam proses pengerjaan," terangnya, Kamis (4/6/2026).
Bupati Jepara, Witiarso Utomo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Jepara.
Kata dia, akses jalan yang baik merupakan fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pariwisata.
Pihaknya berkomitmen membangun jalan dengan kerja sama berbagai pihak, di antaranya kerjasama dengan pemerintah desa.
"Jalan kabupaten mulus, jalan desa juga harus mulus," kata dia.
Witiarso menyatakan, pada 2026 ini Pemerintah Kabupaten Jepara menargetkan perbaikan 60 ruas jalan dengan alokasi anggaran Rp 197 miliar.
Anggaran tersebut baru sebatas alokasi dari APBD Kabupaten Jepara, belum dukungan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
Kata dia, program perbaikan jalan digarap dalam bentuk betonisasi dan pengaspalan. Di mana tiga ruas jalan sudah mulai dikerjakan pada pekan pertama Juni, disusul 10 paket pekerjaan lain direncanakan mulai pekan kedua.
Pihaknya berharap pemerintah desa dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dalam mempercepat pembangunan jalan desa melalui skema pembagian anggaran yang saat ini masih dalam tahap pembahasan dan segera ditindaklanjuti. (Sam)
| DKPP Jepara Terjunkan Dua Tim Pemantau Kurban |
|
|---|
| Akses Darurat Sumanding-Tempur di Lereng Pegunungan Muria Jepara Sudah Bisa Dilalui |
|
|---|
| Angka TBC di Jepara Tembus 678 Kasus Awal 2026 |
|
|---|
| 51 Jemaah Haji Asal Jepara Berusia Lebih Dari 80 Tahun |
|
|---|
| Jepara Ajukan Bantuan 29 LKP ke Kementerian: Kami Butuh Diakui Sebagai Lembaga Vokasi Non-Formal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260204_MENGADU-BUPATI-Kepala-Desa-Bucu-Kecamatan-Kembang.jpg)