Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Forum Puspa Diajak untuk Meningkatan Kesejahteraan Perempuan dan Anak di Pekalongan

Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya sangat mengapresiasi hadirnya forum Puspa.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Dok. Kominfo Kota Pekalongan
Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat menghadiri focus group discussion (FGD) pengarusutamaan gender di ruang Jetayu, Kantor Sekretariat Daerah Kota Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Guna menyamakan persepsi dalam mengatasi permasalahan perempuan dan anak, serta merumuskan program kerja forum partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak (Puspa), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Pekalongan mengadakan focus group discussion (FGD) pengarusutamaan gender di ruang Jetayu, Kantor Sekretariat Daerah Kota Pekalongan.

Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya sangat mengapresiasi hadirnya forum Puspa Kota Pekalongan yang diharapkan dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan pemkot, melalui program pemerintah terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. 

"Puspa sudah dibentuk sejak tahun 2020, tetapi karena pandemi sehingga masih belum ada action dari program forum puspa itu sendiri."

"Semoga di tahun ini, karena kita sudah mengumpulkan dari perwakilan beberapa organisasi wanita yang ada di Kota Pekalongan untuk menyamakan persepsi, bagaimana cara mengatasi permasalahan khususnya perempuan dan anak di Kota Pekalongan ini baik dari segi pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun perlindungan terhadap perempuan dan anak dari kekerasan," kata Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya, Kamis (17/2/2022).

Inggit mengungkapkan, bahwa hingga saat ini jumlah organisasi perempuan di Kota Pekalongan mencapai 30 organisasi dan yang sudah terdaftar di Kesabangpol sejumlah 9 organisasi.

Melihat jumlah organisasi yang terdaftar di Kesbangpol masih sedikit, Inggit mengajak dan menghimbau kepada organisasi perempuan yang belum terdaftar untuk segera bergerak dan bergabung dengan Forum Puspa Kota Pekalongan.

"Kita masih butuh masukan dari organisasi perempuan lain yang belum tergabung, setelah ini harapan saya organisasi yang lain bisa mendaftarkan SK melalui Kesbangpol. Kemudian setelah semua bisa terdaftar, kita bisa menyamakan persepsi dan juga bisa segera melaksanakan program-program forum puspa," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPMPPA Kota Pekalongan Nur Agustina  menyampaikan kegiatan FGD forum Puspa kali ini merupakan awal pertemuan sejak terbentuknya Puspa.

Dari kegiatan ini tujuannya untuk menyamakan persepsi dan komitmen bersama untuk kemudian merumuskan pengurusan dan menyusun program kerja.

"Hari ini kita menyamakan persepsi dahulu dan kemudian komitmen bersama, karena selama 2 tahun lebih sejak pandemi organisasi perempuan ini belum ada pertemuan."

"Jadi, ini sebetulnya awal pertemuan untuk menyamakan persepsi setelah ini kita akan merumuskan pengurusan dan menyusun program kerja dan kegiatan-kegiatan yang sifatnya rutin untuk memantau sejauh mana organisasi perempuan ini menjalankan fungsinya," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved