Sabtu, 16 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

BPBD Tegal Siagakan 18 Personel Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Tim relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal kembali turun tangan untuk memakamkan jenazah pasien Covid-19

Tayang:
Tribun Jateng/Fajar Bahruddin Achmad
Relawan BPBD Kota Tegal sedang mengangkut jenazah pasien Covid-19 untuk dimakamkan. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Tim relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal kembali turun tangan untuk memakamkan jenazah pasien Covid-19.

Sepekan ini, ada dua jenazah pasien yang dimakamkan.

Data terakhir dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, hingga Rabu (16/2), sudah ada 7 pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia.

Angka kematian tersebut tercatat dalam tiga minggu terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tegal, Andri Yudi Setyawan mengatakan, sejauh ini, pihaknya memakamkan dua jenazah.

Aksi tersebut dilakukan setelah adanya permintaan dari kepala puskesmas dan camat di Kecamatan Tegal Timur.

Yudi menjelaskan, pada tahun ini, pihaknya belum mendapat tugas secara resmi dari Dinas Kesehatan Kota Tegal untuk pemakaman jenazah.

Namun demikian, ia menegaskan bila BPBD selalu siap bila sewaktu-waktu dimintai bantuan.

"Kemarin kita spontanitas turun, karena mendapat info ada dua orang meninggal dunia di rumah dengan gejala Covid-19. Saat ini, kita masih menunggu koordinasi lanjutan dengan Dinkes," kata Yudi, Sabtu (19/2).

Yudi mengungkapkan, pihaknya menyiapkan sebanyak 18 personel relawan.

Relawan itu, sebut Yudi, sudah berpengalaman dalam memakamkan pasien Covid-19, sejak 2020.

Meski begitu, Yudi berharap, Kota Tegal tetap kondusif dan tidak ada lagi korban meninggal dunia karena Covid-19.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M.

Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas atau bepergian.

"Kepada seluruh masyarakat untuk selalu disiplin protokol kesehatan. Jangan lalai dan tetap jaga imunitas," imbaunya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved