Update Rencana Proyek Tol Demak-Tuban, Masih Studi Kelayakan
Setiap daerah yang dilewati ruas tol Demak-Tuban boleh-boleh saja usul meminta diberi exit tol.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Setiap daerah yang dilewati ruas tol Demak-Tuban boleh-boleh saja usul meminta diberi exit tol.
Usulan itu biasanya diajukan untuk mendongkrak perekonomian daerah tersebut.
"Hasil produksinya supaya lebih hemat untuk transportasinya. Kalau ada pintu keluar dia lebih cepat masuk jalan tol sehingga transportasi lebih lancar terus menghemat waktu terus bensin dan lain-lain," ujar tim konsultan lingkungan proyek pembangunan tol Demak-Tuban, Fauziah Hernarawati, saat menemui Bupati Kudus di Pendopo Kabupaten Kudis, Senin (21/2/2022).
Selain exit tol, daerah juga berhak untuk mengusulkan agar daerahnya diberi rest area.
Alasannya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
"(Usulan) rest area boleh juga untuk mendorong pertumbuhan (ekonomi) ini. Masyarakat yang punya potensi unggul bisa dijual atau dibuka toko usaha di pasarkan lewat rest area. Misalnya unggulan di sini jenang Kudus bisa dijual di situ. Yang mampir di rest area bisa beli," kata dia.
Terkait rencana pembangunan tol Demak-Tuban prosesnya masih cukup panjang.
Fauziah mengatakan, saat ini pihaknya masih menampung usulan dari berbagai pihak.
Setelah itu, masih ada studi kelayakan, studi land acquisition anda resetlement action plan (Larap), pembebasan lahan, studi analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), setelahnya baru mulai proses pembangunan.
"Studi Amdal ini biasanya sampai 8 bulan," kata dia.
Saat ini, lanjut konsultan dari Final Business Case (FBC), setelah pihaknya mendapat usulan dari berbagai pihak baru pihaknya bisa mendesain tol.
Hal itu dilakukan supaya ketika siap bangun jangan sampai bermasalah supaya tidak mengubah desain.
"Ini kan masih disusun, sedang dikaji masukan dari hasil konsultasi publik. Kalau sudah pasti rutenya baru nanti ada pembebasan lahan turun. Kalau turun kan nanti ke masyarakat yang benar-benar terkena lahannya, rumahnya semua dihitung. Itu harus pasti. Rutenya harus pasti. Sekarang ini kami menerima masukan karena masih belum pasti. Kami masih mendesain. Jangan sampai ketika mau dibangun mendesain ulang. Jadi kalau ada usulan sekarang ini," kata dia.
Terkait usulan yang disampaikan oleh Bupati Kudus perihal permintaan exit tol dan rest area, Fauziah akan menyampaikannya kepada tim teknis.
Nantinya, tim teknis akan menentukan apakah usulan yang disampaikan tepat dan dibutuhkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Konsultan-lingkungan-proyek-tol-Demak-Tuban.jpg)