Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Penjualan Daging Sapi di Relokasi Pasar Johar Baru Semarang Turun hingga 50 Persen

Penjualan daging sapi di relokasi pasar Johar Baru Semarang menurun hingga 50 persen.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video penjualan daging sapi di Relokasi Pasar Johar Baru Semarang turun hingga 50 persen.

Penjualan daging sapi di relokasi Pasar Johar Baru Semarang menurun hingga 50 persen.

Alih-alih karena kenaikan harga, penurunan memang terjadi sejak pandemi Covid-19 menerpa.

"Penjualan menurun sekali, sampai lebih dari 50 persen. Ini dampak pandemi Covid-19," kata Panti, satu di antara pedagang di Relokasi Pasar Johar Baru Semarang, Kamis (24/2/2022).

Panti menjelaskan, harga daging sapi di lapaknya saat ini masih stabil. Dikatakan, sejak usai lebaran tahun lalu, harga daging sapi bertahan pada kisaran Rp 120 ribu per kilogram sampai saat ini.

Pandemi Covid-19 yang kemudian baru-baru ini disusul dengan terbakarnya sebagian lapak pedagang di Relokasi Pasar Johar Baru Semarang menurutnya membuat pasar semakin sepi. Hal itu akhirnya turut berimbas pada menurunnya penjualan daging sapi.

Dikatakan, jika sebelumnya dalam sehari ia mampu menjual sekitar 1 kwintal, saat ini hanya terhitung sekitar 50 kilogram daging sapi.

"Sejak pandemi memang sepi. Pembeli di pasar juga sekarang bingung, pindah sana (pasar baru) pindah sini. Omset juga sekarang turun sampai 50 persen," ungkapnya.

Sementara itu, pedagang lain, Wiwik menyebutkan, penjualan daging di lapaknya juga menurun drastis. Padahal, kata dia, harga pun masih stabil pada kisaran Rp 120 ribu perkilogram.

Ia mengungkapkan, pandemi Covid-19 yang berkepanjangan serta terjadinya kebakaran sebagian lapak di pasar tersebut membuat berkurangnya banyak pengunjung pasar dan pembeli di lapaknya.

"Harganya masih stabil, pasar saja sepi begini.  Ini kalau tidak punya pelanggan pasti tidak bisa jual apa-apa. Pandemi sepi, karena daging sapi ini kan mewah. Banyak yang lagi tidak ada uang. Katakanlah beli daging setengah kilogram Rp 60 ribu, itu cuma bisa buat sekali makan. Kalau dibelikan sayuran, telur, bandeng, tahu, atau tempe bisa dapat banyak," terangnya.

Sementara itu para pedagang menambahkan, kenaikan harga daging sapi biasa terjadi ketika menjelang Hari Raya Idul Fitri. Biasanya, kenaikan berkisar antara Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu perkilogram.

"Paling naik biasanya H-3 lebaran," imbuhnya. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE:

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved