Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Harga Gas Elpiji Sudah Rp 220 Ribu, Dirasakan Warga Kampung Ahok

Harga gas elpiji 12 Kg di Belitung Timur sudah mencapai angka Rp 220.000 atau naik Rp 30 ribu.

TRIBUNBANYUMAS/Ist.
Ilustrasi: gas LPG. 

TRIBUNJATENG.COM - Harga gas elpiji 12 Kg di Belitung Timur sudah mencapai angka Rp 220.000 atau naik Rp 30 ribu.

Hal ini dirasakan warga Kecamatan Manggar di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung terkenal dengan julukan negeri 1001 warung kopi.

Kampung halaman Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu merupakan daerah heterogen yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan.

Kini warga di Manggar menjerit karena harga gas elpiji non subsidi yang melonjak signifikan.

Salah satunya dirasakan, Atak, pemilik warung kopi Putri Salju di Pasar Lipatkajang, Manggar.

Dilansir kompas.com, harga gas elpiji 12 kilogram (kg) mencapai Rp 220.000.

Melonjak drastis dari harga sebelumnya Rp 190.000.

"Baru tadi pagi saya beli, harganya sudah Rp 220.000 yang 12 kilogram," kata Atak saat dikonfirmasi, Senin (28/2/2022).

Atak menuturkan, dalam sebulan membutuhkan 4 tabung gas kemasan 12 kilogram.

Kenaikan harga yang mencapai Rp 30.000 terasa sangat memberatkan.

Dalam waktu bersamaan, Atak juga harus memikirkan kebutuhan lainnya termasuk sembako.

"Kami harap harga elpiji turun dan stabil. Ini kalau butuh banyak, biayanya tambah besar," ujar ibu empat anak itu.

Di sisi lain, kata Atak, harga jual makanan dan minuman di warungnya belum mengalami perubahan.

Ia juga tak bisa serta merta menaikan harga karena menjaga hubungan dengan pelanggan.

Warga Manggar lainnya, Marwansyah, juga mengeluhkan kenaikan harga elipiji yang signifikan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved