Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Firasat Nandar Soal Genteng Jatuh Malam-malam Selamatkan Nyawa Anak dan Istrinya

Satu unit rumah milik Nandar rusak parah hingga atap ambrol akibat guyuran hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Semarang.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Rumah warga ambrol akibat guyuran hujan deras di Jalan Dempel, Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan. Peristiwa rumah ambrol terjadi, Senin (28/2/2020) sekira pukul 02.00 WIB. 

Pria yang bekerja serabutan ini mengakui, rumah tersebut merupakan milik mertuanya  yang dibangun sekira 21 tahun lalu.

Sedangkan keluarganya menempati rumah tersebut sekira lima tahun.

"Iya belum bisa perbaikan, ini masih berantakan. Ada bantuan logistik tadi dari BPBD," jelasnya.

Di sisi lain, sepekan ini beberapa rumah  milik warga Semarang alami kerusakan selama musim penghujan.

Tak hanya karena hujan intensitas tinggi, rumah rusak  juga dipicu oleh longsor dan pohon tumbang.

Setidaknya, selama sepekan ini ada tiga rumah warga yang rusak diterjang longsor dan pohon tumbang.

Bahkan kejadian itu hanya berlangsung selama satu hari.

Sekretaris BPBD Kota Semarang Winarsono mengatakan, ada tiga kejadian longsor yang menerjang tiga rumah warga pada pekan lalu, Selasa (22/2/2022).

Kejadian pertama menimpa rumah milik Daryono di Jalan Karanganyar Gunung, Candisari, Kota Semarang, pukul 17.00.

Longsor terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang lalu tebing setinggi empat meter kali empat meter menerjang kamat tidur rumah Daryono.

"Kerugian sampai Rp20 juta," ungkapnya.

Tanah longsor berikutnya, menimpa rumah milik Rohyati, Jalan Pucung Srondol Kulon, Srondol Kulon, Banyumanik, pukul 03.45.

"Tanah longsor tinggi tujuh meter kali panjang lima meter terjadi saat hujan deras," kata Winarsono.

Ia menambahkan, longsor juga menimpa rumah milik Warso Budi Utomo, di Jalan Tinjomoyo Gombel Lama, Tinjomoyo, Banyumanik, pukul 15.00.

Rumah milik Warso rusak terkena pohon tumbang menimpa atap ruang keluarga dan tempat tidur.

"Kerusakan atap dan usuk patah, kerugian ditaksir capai Rp15 juta," imbuhnya. (Iwn)

 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved