Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kriminal

Mulut Iskandar Disumpal saat Perampok Curhat dan Izin Sebelum Gasak Perhiasan dan Kendaraan

Haji Iskandar mendapatkan pengalaman unik saat menjadi korban perampokan pada Jumat (25/02/2022) 03.00 WIB.

Editor: rival al manaf
Serambinews.com
Ilustrasi dirampok 

TRIBUNJATENG.COM, LAMPUNG - Iskandar mendapatkan pengalaman unik saat menjadi korban perampokan pada Jumat (25/02/2022) 03.00 WIB.

Perampok yang menyumpak mulut dan mengikat tangannya curhat dan meminta izin sebelum menggasak barang berharga.

Peristiwa perampokan itu terjadi di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung.

Baca juga: Oknum Polisi AKBP M Ditangkap Propam, Diduga Terkait Kasus Pemerkosaan Siswi SMP

Baca juga: Hari Ini Polres Banjarnegara Mulai Gelar Operasi Candi, Ini Targetnya

Baca juga: Disdagkop-UKM Kendal Data 66 ribu Pelaku Usaha untuk Ekspor

Baca juga: Ganjar Pranowo Cukur Gundul, Kumpulkan Donasi Rp 280 Juta untuk Anak Penyintas Kanker

Diketahui yang menjadi korbannya seorang juragan toko bernama H Iskandar.

Sementara pelaku berjumlah 4 orang perampok.

Kronologi perampokan terjadi pada Jumat (25/02/2022) 03.00 WIB.

Lokasinya berada di rumah korban di Tiyuh Candra Jaya Kecamatan Tulangbawang Tengah (TbT).

Akibat kejadian ini, dua unit sepeda motor, perhiasan emas seberat 35 gram, handphone, serta uang tunai puluhan juta rupiah raib digondol pelaku.

Ketua Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPR) Candra Jaya, Munadi, menuturkan, ketika beraksi pelaku perampok mengikat dan menyumpal mulut korban dengan lakban.

Usai melumpuhkan korban, pelaku lalu menggasak dan membawa kabur barang berharga milik korban.

"Lucunya saat pelaku melakukan aksinya, pelaku sempat meminta izin untuk merampok dengan korban."

"Sembari bilang, "Emak saya orang susah, jadi saya mau ambil duit sampean ya," tutur Munadi, menirukan ucapan pelaku kepada korban saat kejadian.

Sementara, dari informasi dari Sri, warga sekitar rumah korban, perampokan yang menimpa Iskandar ini merupakan yang ketiga kalinya.

"Pak haji ini sudah tiga kali dirampok, dulu pas berangkat haji warungnya dibobol, sekarang dibobol lagi, lumayan juga barang-barang yang hilang," ucap mbak Sri.

Sementara, Kasatreskrim Polres Tubaba, AKP Fredy Aprisa Putra menuturkan, pihaknya sudah menerima laporan dari warga setempat atas peristiwa pencurian di tiyuh candra jaya.

Menurutnya, petugas Satreskrim Polres Tubaba sudah menerjunkan personel untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Ganjar Pranowo Cukur Gundul, Kumpulkan Donasi Rp 280 Juta untuk Anak Penyintas Kanker

Baca juga: Pengasuh Pesantren Putri di Banyumas Giatkan Lahirnya Santriprenueur

Baca juga: OPINI Athok Mahfud : Isra Mikraj dan Ruang Publik Digital

Baca juga: Ketua Umum Persipa Pati Purnatugas, Terobosannya Bawa Persipa Juara Liga 3 Zona Jateng

Fredy mengatakan, dari hasil analisis anggota dan keterangan korban dilokasi kejadian, diperkirakan pelaku awalnya berniat mencuri motor namun kepergok oleh pemilik rumah.

"Karena kepergok, kemudian langsung mengambil semua barang-barang berharga milik korban,” jelas Fredy.

Fredy mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan personel Tekab 308 Polres Tubaba untuk melakukan penyelidikan di lapangan.

"Mudah-mudahan pelaku secepatnya bisa terungkap,” tandasnya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Perampok di Lampung Minta Izin ke Korbannya saat Beraksi, Emas dan Uang Puluhan Juta Raib, 

 

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved