Bank BNI
BNI Dorong APMISO Bertranformasi ke arah Digital
Pemberian modal kerja bagi Anggota APMISO sampai saat ini telah mencapai Rp. 9,7 Miliar.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah 05 bersama Pemerintah Kota Semarang kembali sepakat bermitra mendorong Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) untuk eksis, berkembang, dan bertransformasi ke arah digital.
Perhatian penuh BNI kepada APMISO yang diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat tidak hanya terbatas pada penempatan dana.
Namun juga pemanfaatan layanan perbankan secara menyeluruh seperti sistem pembayaran secara cashless sampai dengan pembiayaan modal kerja.
Pemberian modal kerja bagi Anggota APMISO sampai saat ini telah mencapai Rp. 9,7 miliar.
Dengan bantuan permodalan dari BNI ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi para pelaku usaha dan memberikan multiplier effect untuk lingkungan sekitarnya.
Pemimpin BNI Kantor Wilayah 05, Bambang Setyatmojo menyampaikan dengan kerjasama ini diharapkan dapat mendukung langkah APMISO untuk bertransformasi dan menjadi bagian ekosistem digital di Kota Semarang.
Selain permodalan, dari sisi transaksional, BNI memberikan layanan pembayaran cashless melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Sampai saat ini lebih dari 100 QRIS telah dipergunakan oleh Anggota APMISO.
Kemudahan layanan BNI Mobile Banking akan mempermudah para pedagang melakukan monitoring serta mengatur transaksi pengeluaran hariannya.
“Hal ini merupakan langkah awal untuk menuju masyarakat digital sesungguhnya, semoga support yang kami berikan dapat mempermudah setiap Anggota APMISO dalam menjalankan usahanya,” ujar Bambang Setyatmojo.
Kemitraan antara BNI Kantor Wilayah 05 dengan APMISO diresmikan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman oleh kedua belah pihak yang dilaksanakan pada Rabu (2/3/2022).
Hadir Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Pemimpin BNI Kantor Wilayah 05 Semarang Bambang Setyatmojo, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso Indonesia Lasiman, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Nurkholis, dan perwakilan Deputi Gubernur BI Jawa Tengah.
Kemitraan ini bertujuan agar pelaku usaha yang tergabung dalam APMISO dapat mengembangkan usahanya.
Kemudian memperoleh solusi pengelolaan keuangan melalui digitalisasi sistem pembayaran serta meingkatkan kelas usahanya melalui akses pembiayaan perbankan.
Kerjasama kemitraan juga mengarah kepada pemberdayaan anggota APMISO dengan mencakup pembekalan, pendidikan dan pelatihan kemampuan wirausaha, melalui DIKLAT APMISO Ke-1 Tahun 2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/penandatanganan-nota-kesepahaman-antara-bni-kantor-wilayah-05-semarang-dengan-apmiso.jpg)