Perlintasan Rel di Mranggen Demak Bakal Ditutup, Kendaraan Harus Lewat Flyover Ganefo

Perlintasan rel kereta api sementara yang terletak di Jalan Raya Semarang-Purwodadi, tepatnya di Ganefo Mranggen, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Tribun Jateng/ Reza Gustav
Situasi lalu lintas di samping pembangunan Flyover Mranggen Demak, Jalan Raya Semarang-Purwodadi, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Minggu (30/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Perlintasan rel kereta api sementara yang terletak di Jalan Raya Semarang-Purwodadi, tepatnya di Ganefo Mranggen, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, rencananya bakal ditutup setelah pembangunan Flyover Ganefo selesai.

Dengan demikian, nantinya semua kendaraan akan melewati Flyover Ganefo di mana flyover tersebut akan melewati bagian atas rel.

Saat ini, selama proses pembangunan flyover, jalan sementara termasuk perlintasan rel sebidang sementara dibuat di samping proyek pembangunan.

“Jadi nanti rencananya semua kendaraan akan melewati flyover, sudah tidak ada yang lewat bawah untuk melintasi rel,” ungkap Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan Kabupaten Demak, Sunoto, Jumat (4/3/2022) hari ini.

“Sehingga itu rencana akan dibangun tembok karena kendaraan sudah lewat atas semua.

Itu kan memang fungsi dari pembangunan Flyover Ganefo,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Sunoto mengatakan bahwa dirinya tak menampik adanya keluhan dari warga terutama yang berada di sekitar rel.

Pihaknya mendapatkan protes dari sebagian warga yang merasa kesulitan setelah nantinya perlintasan rel itu ditutup.

“Hari ini kami berdiskusi dan bersosialisasi dengan warga di sana terkait dengan hal tersebut.
Diskusi dari warga tersebut kami tampung.

Sebagian dari mereka merasa lebih kesulitan karena harus melewati flyover dahulu,” imbuh Sunoto.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro juga mengatakan bahwa nantinya tidak ada perlintasan rel kereta api dengan jalan umum di sana.

“Dibangunnya flyover sebagai pengganti perlintasan, supaya tidak sebidang lagi,” ujarnya.

Sementara itu, seorang warga Mranggen, Heru W, mengaku bahwa dirinya sempat kaget seusai mengetahui perlintasan di bawah flyover akan ditutup.

“Nah, nanti lewat mana selain lewat flyover? Berarti tidak bisa lewat bawah, ya,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved