Berita Kriminal

Sawah Sepi, Wage Syok Melihat Kondisi Mayat Istri di Depannya tanpa Organ Vital, Hasil Otopsi Ngeri

Merasa khawatir, Wage pergi ke sawah lagi dan menemukan sang istri sudah tidak bernyawa dengan kondisi sangat mengenaskan

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
istimewa
Kasus pembunuhan sadis di Tegal masuk babak baru. Foto: Satreskrim Polres Tegal dibantu unit Reskrim Polsek Suradadi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat perempuan di area persawahan Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Rabu (2/3/2022). Pada olah TKP kali ini juga melibatkan unit K9 (detasemen anjing pelacak) Sat Samapta Polres Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pembunuhan sadis terjadi di kabupaten Tegal.

Bagaimana tidak sadis, korban ditemukan dalam kondisi termutilasi.

Organ vital telah diambil pelaku. Suami yang menemukan pun syok berat.

Baca juga: Pesona Istri Orang Bikin Pak Kades Tak Berdaya, Sekali Digerebek Warga Tak Cukup, Begini Akhirnya

Baca juga: 10 Tahun di Bui, Angelina Sondakh Terkaget-kaget Masuk Minimarket, Bingung Jawab Pertanyaan Kasir

Kasus penemuan mayat seorang wanita di area persawahan Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal dengan kondisi sangat mengenaskan memasuki tahap baru yaitu pemeriksaan kepada sembilan saksi. 

Informasi tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP I Dewa Gede Ditya, pada Tribunjateng.com, Jumat (4/3/2022) sore.

Adapun identitas korban (mayat), bernama Kasni (59) warga Desa Jatimulya, RT 06/RW 02, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal.

Dijelaskan kronologi penemuan mayat Kasni, berawal pada Rabu (2/3/2022) pagi sekitar pukul 07.00 WIB suami korban bernama Wage (61) pergi ke sawah.

Kemudian pulang ke rumah pada pukul 12.00 WIB.

Namun saat sampai di rumah, Wage mendapati sang istri (korban) tidak ada di rumah sampai pukul 14.00 WIB.

Merasa khawatir, Wage pergi ke sawah lagi dan menemukan sang istri sudah tidak bernyawa dengan kondisi sangat mengenaskan.

Setelahnya, korban langsung dibawa ke RSUD dr Soeselo Slawi untuk dilakukan proses autopsi.

"Kami sudah melakukan upaya penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu kami juga sudah melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban," ujar AKP Dewa, pada Tribunjateng.com, Jumat (4/3/2022).

Sementara sesuai hasil autopsi yang dilakukan oleh tim dokter forensik Biddokkes Polda Jateng, lanjut Kasat Reskrim, pada tubuh korban terdapat beberapa luka seperti luka irisan di bagian leher.

Kemudian kedua payudara korban juga terdapat luka irisan (terpotong) sama sekali tidak ada, dan bagian alat vital (kemaluan) juga terpotong.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved