Proyek Landmark Simpang Lima Semarang Masuk Tahap Finishing

Pembangunan landmark Lapangan Pancasila Simpanglima saat ini sudah masuk tahap finishing atau penyelesaian.

Tribun Jateng/ Eka Yulianti Fajlin
Pembangunan Landmark Lapangan Pancasila Simpanglima masuk tahap finishing. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pembangunan landmark Lapangan Pancasila Simpanglima saat ini sudah masuk tahap finishing atau penyelesaian.

Penyelesaian tinggal penambahan jenis tanaman untuk mendukung penghijauan sekaligus mempercantik landmark. 

Kabid Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati mengatakan, renovasi landmark lapangan Pancasila Simpanglima hampir rampung.

Penambahan tanaman diharapkan dapat membuat lingkungan di Simpanglima tetap terjaga keasriannya.

Penambahan tanaman berupa berbagai jenis tanaman hias.

"Kami beri tanaman hias seperti di Taman Piere Tendean," jelas Pipie, sapaannya, Minggu (6/3/2022). 

Selain itu, Disperkim juga berencana membenahi dan meningkatkan sarana prasarana di Lapangan Pancasila Simpanglima, antara lain lapangan olahraga remaja, lapangan lansia, dan wahana permainan anak.  

"Sehingga taman Simpanglima bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan. Bisa untuk keluarga dan aktivitas sejumlah komunitas," paparnya.

Menurutnya, Disperkim masih mendata kebutuhan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan lansia, anak-anak, maupun disabilitas. 

Pantauan di lapangan, landmark Lapangan Pancasila Simpanglima telah selesai.

Tulisan dibuat lebih sederhana dibanding desain yang sempat dibongkar. 

Kepala Disperkim Kota Semarang, Ali mengatakan, desain pembangunan landmark pada saat itu keliru.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta desain diubah menjadi lebih simpel dan sederhana namun terlihat estetik. 

"Memang pada waktu awal itu mungkin kami salah. Desainnya keliru. Tulisannya berlenggak-lenggok, ada gambar gunungannya. Kami koordinasi sama pak wali, dikasih saran yang sederhana saja tapi kelihatan ada tulisannya Lapangan Pancasila Simpanglima," papar Ali. 

Kemudian, pihaknya meminta kepada rekanan untuk mendesain kembali sesuai arahan wali kota.

Ali memastikan, tidak ada penambahan anggaran atas diubahnya desain landmark Simpanglima.

Itu sudah menjadi konsekuensi dari pihak ketiga untuk mengikuti permintaan Pemerintah Kota Semarang.

Pihak rekanan harus menyelesiakan sesuai anggaran yang telah dipatok. (eyf) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved