Konflik Rusia dan Ukraina

Ini Dia Poseidon, Senjata Pamungkas Rusia jika Harus Perang Melawan Amerika dan NATO

Presiden Vladimir Putin telah memerintahkan pasukan nuklir Rusia dalam siaga "khusus" di tengah serangan militernya ke Ukraina. 

TASS
Senjata jenis nuklir ini bisa dijatuhkan ke dasar laut oleh sebuah kapal selam atau kapal perang dan bisa melesat melewati pertahanan pantai hingga mencapai lokasi yang dituju. Kemudian, hulu ledaknya yang dirancang untuk meledak dan mengirimkan sebuah gelombang tsunami radioaktif ke sasaran di garis pantai. 

TRIBUNJATENG.COM, MOSKOW - Presiden Vladimir Putin telah memerintahkan pasukan nuklir Rusia dalam siaga "khusus" di tengah serangan militernya ke Ukraina

Hal itu meningkatkan kekhawatiran di seluruh dunia.

Untuk diketahui, Rusia memiliki berbagai senjata nuklir taktis di gudang senjatanya, yang dapat dikirim dari platform laut, udara, dan darat.

Baca juga: Keluarga Orang Ukraina di Rusia Tak Percaya Ada Perang, Bagaimana Bisa?

Satu di antaranya ada yang disebut 'Poseidon'.

Nama terakhir ini menimbulkan rasa penasaran di kalangan pakar militer Barat.

Namun, analis pertahanan terkemuka S.I. Sutton yakin Poseidon belum siap.

“Meskipun rumor sebaliknya, kami tidak percaya Poseidon telah dikerahkan. Sistemnya belum cukup siap,” katanya, menulis untuk Naval News.

Ia mengungkapkan, setidaknya hingga kini, tidak ada kapal selam yang "menjadi sarangnya" beroperasi sampai sekarang.

Sarov, misalnya, kapal selam uji yang dapat membawa satu putaran, saat ini dalam pelayanan/berpatroli.

 
Sedangkan Belgorod, kapal lain, belum ditugaskan.

Dikutip dari Eurasiantimes Poseidon adalah “torpedo otonom bertenaga nuklir antarbenua” atau drone kapal selam nuklir.

Ini adalah torpedo besar yang mampu mendatangkan malapetaka di kota-kota pesisir.

Pengamat percaya, meskin dari segi kecepatan senjata ini lebih lambat dibandingkan dengan rudal balistik antarbenua, tetapi jika benar diluncurkan nyaris mustahil untuk membendungnya.

Apa itu Poseidon Rusia?

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved