Liputan Khusus

Inilah Lokasi di Pekalongan yang Bikin Merinding, Ada Noni Belanda Diam Berdiri di Bangunan Tua

Pekalongan selain dikenal sebagai batiknya, juga menyimpan beberapa kisah misteri, yang masih diyakini oleh sebagian orang.

indra Dwi Purnomo
Gedung Bakrowil Pekalongan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah 

Gedung Bakrowil ini terletak di kawasan Jetayu. Gedung ini mempunyai sejarah pada saat itu.

Dahulu, gedung Bakrowil merupakan rumah jabatan yang dipakai residen tempo dulu.

Dirhamsyah sejarahwan Kota Pekalongan menjelaskan, rumah jabatan yang dipakai residen mulai dibangun pada tahun 1850 dan dipakai tahun 1852.

"Pada tahun itu, ada 3 proyek pembangunan di kawasan tersebut di antaranya pembangunan pelabuhan Pekalongan, Jembatan Loji, dan Gereja Protestan," kata Dirhamsyah sejarahwan Kota Pekalongan.

Pihaknya juga menerangkan, gedung tersebut pernah dijadikan tempat perundingan warga Pekalongan melawan tentara Jepang.

"Hingga saat ini dari peristiwa tersebut, dikenal sebagai peristiwa 3 Oktober 1945," imbuhnya.

Kemudian, saat agresi militer Belanda 1 pada bulan Juli 1947, gedung Bakrowil Pekalongan jadi markas pertama Belanda.

"Tentara Belanda masuk dari pelabuhan Pekalongan dan langsung menduduki Gedung Bakrowil Pekalongan."

"Selain itu juga, Presiden Soekarno pernah berpidato saat berkunjung ke Bakrowil Pekalongan," imbuhnya.

Bangunan lama tersebut, banyak cerita yang bermunculan di masyarakat seperti yang dikatakan oleh Ikhsan (50) warga Kandangpanjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan menceritakan, dulu pada tahun 1970 an, ia pernah bermain di gedung Bakrowil.

"Dulu kecil saya diajak kakak bermain di gedung Bakrowil untuk nonton TV. Waktu itu malam hari, lah saat nonton itu tiba-tiba dilempar seperti bata. Akhirnya pada pulang."

"Hingga sekarang gedung tersebut masih angker dan banyak penghuni yang tidak kelihatan," katanya.

Menurutnya, ada satu kamar di Bakrowil yang tidak boleh digunakan.

"Dari cerita memang kamar tersebut angker sekali," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved