Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Jumlah Penumpang Pesawat & Kereta Api di Semarang Meningkat Setelah Tes Swab Dihapus

Hari pertama pemberlakuan bebas tes usap sebagai syarat perjalanan, berdampak pada peningkatan jumlah penumpang, baik di stasiun PT Kereta

Tayang:
Rahdyan Trijoko Pamungkas
Kondisi bandara Jenderal Ahamd Yani saat hari pertama pemberlakuan bebas tes swab. Terlihat terjadi peningkatan jumlah penumpang di bandara 

Sementara itu, Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Heri Trisno Wibowo menyatakan hal sama bahwa di hari pertama bebas swab secara visual terjadi peningkatan jumlah penumpang di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.  Namun pihaknya belum memaparkan secara detail jumlah penumpang.

"Saya belum update data jumlah penumpang karena baru nanti sore datanya keluar," tuturnya 

Heri menuturkan, terkait kebijakan baru ada beberapa hal yang diterapkan yakni penumpang yang telah vaksin dosis dua atau booster menunjukkan dokumen kesehatan baik itu surat rapid test antigen atau PCR.

Namun penumpang baru vaksin wajib menunjukkan dokumen kesehatan surat keterang PCR berlaku 3x24 jam dan antigen 1x24 jam

"Meski peraturan telah diberlakukan tetap menjaga protokol kesehatan," imbunya.

Terkait layanan Antigen dan PCR, kata dia, Bandara masih menyediakan di gedung parkir. Layanan itu untuk menyediakan penumpang yang harus melengkapi dokumen tersebut.

"Kami menghimbau kepada seluruh penumpang datang ke bandara harus menyiapkan aplikasi peduli lindungi dan e-Hac. Karena disitu tertera semuanya apakah dia (penumpang) layak terbang atau tidak," tandasnya.

Respon Baik

Di sisi lain para penumpang kereta api maupun pesawat merespon baik adanya kebijakan bebas swab.

Riki satu diantara penumpang kereta api adanya kebijakan baru peniadaan swab dapat meringankan ongkos perjalanan. Selain itu kebijakan tersebut dapat menumbuhkan sektor pariwisata.

"Secara umum perekenomian akan meningkat," tuturnya.

Saat ini dia sudah tidak membawa surat keterangan antigen. Sebelumnya dirinya mengeluarkan biaya lebih untuk melakukan swab antigen

"Biasanya ketika berpergian  saya dan istri keluar biaya tambahan Rp300 ribu untuk swab antigen untuk pulang pergi. Dengan adanya kebijakan baru bisa lebih hemat," jelasnya.

Ia berharap masyarakat lebih menjaga protokol kesehatan saat tidak diberlakukan swab antigen bagi yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap.

"Masyarakat bisa menjaga protokol kesehatan untuk kebaikan kita bersama," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved