Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

250 Sopir Truk Gelar Aksi Damai, Pengiriman Muatan Tertunda

Bus yang disediakan untuk mengangkut sedikitnya 250 sopir truk menuju ke Semarang, di Jalan Halmahera, Kabupaten Kudus, Jumat (11/3/2022).

Penulis: raka f pujangga | Editor: Catur waskito Edy
raka f pujangga
Bus yang disediakan untuk mengangkut sedikitnya 250 sopir truk menuju ke Semarang, di Jalan Halmahera, Kabupaten Kudus, Jumat (11/3/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sedikitnya 250 sopir truk memilih untuk memarkirkan kendaraannya dan berunjuk rasa menggunakan bus menuju ke Kota Semarang, Jumat (11/3/2022).

Penanggungjawab Gerakan Sopir Jawa Tengah, Anggit Putra Kiswantoro‎ menyampaikan, pemberangkatan sopir menggunakan truk itu untuk mencegah kemacetan.

"Karena khawatir menimbulkan kemacetan, makanya kami memberangkatkan menggunakan bus," ujar dia.

Sedangkan truknya, kata dia, ditinggal di gudang masing-masing dan sebagian lainnya dipinggir Jalan Halmahera, Kabupaten Kudus.

Bus diberangkatkan dari Posko di Jalan Halmahera bersama sopir dari Jepara, Kudus dan Pati.

"Yang ikut ada 250 orang sopir dari beberapa kota sekitar Kudus," kata dia.

Dia berharap, aspirasinya terkait RUU Over Dimension dan Over Load (ODOL) dapat didengarkan Gubernur Jawa Tengah untuk menyampaikan‎ ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Jika tidak didengarkan, kami akan menggelar aksi lebih besar lagi ke RI satu," ujarnya.

Sementara itu, Saiful Anam (35) warga Dawe, Kudus, melakukan gerakan mogok nasional dan ikut ‎aksi ke Semarang.

Saiful bersama rekan-rekannya berangkat menuju ke Semarang untuk meminta agar RUU ODOL dibatalkan.

"Saya sama rekan-rekan sopir ini berangkat naik bus, truknya diparkir di rumah," jelas dia.

Saiful memilih tidak membawa truk untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di jalan raya.

"Daripada macet, ini saya sepakat ikut aksi naik bus saja‎," ujarnya.

Adapun muatannya yang berisi makanan ringan yang harusnya dikirim ke Palembang terpaksa ditunda dulu.

"Ya pemilik barang sudah mengerti, sementara pengiriman chiki ke Palembang ditunda dulu," ujar dia. (raf)

Baca juga: Ombudsman Terus Memantau Komitmen Bupati Pati Pasca Pembongkaran Lorok Indah

Baca juga: 5 Fakta dan Profil Lengkap Sabda Ahessa Kekasih Baru Wulan Guritno

Baca juga: Keberadaan UU HKPD, Bupati Kudus Harap Ada Fleksibilitas Penggunaan DBH Cukai

Baca juga: INNALILLAHI! Dua Bocil Kakak Beradik Ditemukan Tewas di Sungai Tuntang Grobogan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved