Berita Kecelakaan
5 Titik Paling Rawan Kecelakaan di Kendal, Nomor 2 Banyak Akibatkan Korban Tewas
Kecelakaan di Kendal menimpa pengendara sepeda motor, pengendara mobil, hingga pejalan kaki yang hendak menyeberang lantaran kurang hati-hati.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: galih permadi
Warga sekitar, Fatkhur mengatakan, sering terjadi kecelakaan yang dialami mobil di tanjakan sebelum jembatan Kali Bodri.
Menurutnya, kebanyakan kecelakaan disebabkan kendaraan melaju cepat di tikungan.
Akibatnya, kendaraan hilang kendali, terperosok dan terguling ke sisi kanan dan kiri jalan.
"Memang di jalan ini sering kecelakaan. Terakhir terjadi Januari ini. Ada yang terguling ke kanan, ada juga yang rem blong ke kiri jalan," katanya.
Meski sering terjadi kecelakaan, dia menyebut, rata-rata kerugian berupa material saja.
Kecelakaan di kawasan ini jarang menyebabkan hilangnya nyawa.
Kasatlantas Polres Kendal, AKP Ilham Safriantoro menerangkan, wilayah ini masih dilakukan pemantauan dan evaluasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), dan Dinas Perhubungan.
"Nah di tempat ini, kami sedang evaluasi. Anatomi atau faktor terjadinya kecelakaan yang sering terjadi akan dievaluasi," tutur dia.
Tingkatkan Operasi Keselamatan
Guna menekan angka kecelakaan lalulintas, AKP Ilham menggencarkan operasi keselamatan lalulintas di jalan raya.
Upaya ini dilakukan dengan mengingatkan dan mengedepankan budaya tertib lalulintas kepada pengendara.
Selain itu, AKP Ilham berharap kepada setiap pengendara untuk mengedepankan keselamatan dari pada kecepatan, meningkatkan kehati-hatian untuk melindungi keselamatan diri maupun pengendara lainnya.
"Di masa pandemi Covid-19 ini, kami juga melakukan upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19. Dengan memberikan masker dan upaya vaksinasi keliling bersama Biddokkes Polres Kendal," katanya.
Setiap ditemukan pengendara yang belum terdata vaksin by sistem, pihaknya akan melakukan vaksinasi di tempat.
Beberapa imbauan wajib tertib lalulintas juga digencarkan melalui sosialisasi dan imbauan dalam bentuk spanduk dan pamflet, khususnya di daerah rawan kecelakaan.
"Kami mengimbau kepada setiap pengendara, harus disiplin lalulintas, patuhi protokol kesehatan. Yakinkan bahwa prokes masih sangat penting karena pandemi belum berakhir," tegasnya. (Sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kecelakaan-beruntun-kendal-8-november-2021-1.jpg)