Bea Cukai Tanjung Emas

Monev STRANAS PK Pelabuhan Tanjung Emas, Bea Cukai Komitmen Tingkatkan Sistem Pengawasan

Kami harap forum ini dapat menjadi trigger Kembali untuk terus mengobarkan semangat pembangunan dan pemulihan ekonomi nasional.

Editor: abduh imanulhaq
BEA CUKAI TANJUNG EMAS
Monev STRANAS PK Pelabuhan Tanjung Emas, Bea Cukai Komitmen Tingkatkan Sistem Pengawasan dan Pelayanan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Monev STRANAS PK bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pelabuhan Tanjung Emas, Selasa (8/3/2022).

Bea Cukai Tanjung Emas komitmen lakukan verifikasi, perbaikan dan tingkatkan inovasi pengawasan dan pelayanan di Pelabuhan Tanjung Emas.

Memimpin jalannya monev, Agus Toro, perwakilan STRANAS-PK KPK menyampaikan bahwa, “Perbaikan dan pembenahan dapat dilakukan dengan melakukan kerja sama serta aksi kolaboratif multipihak. Kembali pada peraturan tertulis dan kekuatan port of authority, port of operator dan port of communities.”

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin menyampaikan ucapan terima kasih monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan.

“Kami harap forum ini dapat menjadi trigger Kembali untuk terus mengobarkan semangat pembangunan dan pemulihan ekonomi nasional. Kami sangat terbuka akan adanya evaluasi dan feedback terhadap standar pelayanan yang sudah kami tetapkan bersama. Monev ini sebagai game changer kami untuk untuk terus improve terhadap peningkatan dan perbaikan system pelayanan.”

Tanjung Emas merupakan satu dari 10 pelabuhan di Indonesia yang diberikan amanah untuk menjadi piloting program Stranas PK yang berfokus pada pembenahan tata Kelola Pelabuhan dan pemangkasan birokrasi serta peningkatan layanan guna percepatan Impelementasi National Logistics Ecosystem.

Saat ini sudah diterapkan sebagian besar program STRANAS PK di antaranya SSm Pengangkut, SSm Joint Inspection Pabean-Karantina, Autogate, DO Online, SP2 Online serta Utilitas Vessel.

Dalam waktu dekat siap diluncurkan program unggulan baru yang diimplementasikan di Pelabuhan Tanjung Emas, satu di antaranya adalah SSm Joint Inspection Pabean Karantina pada proses ekspor,

”Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan di berbagai lini melalui evaluasi dan inovasi untuk percepatan progam STRANAS PK dalam rangka mewujudkan National Logistic Ecosystem agar Pelayanan di Pelabuhan Tanjung Emas lebih efektif efisien dari segi waktu maupun biaya,” imbuh Anton. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved