Berita Sepak Bola

Hansi Flick Berterima Kasih, Thomas Tuchel Sudah Bantu Kai Havertz, Jadi Penyerang Palsu di Chelsea

Hansi Flick merasa terbantu dengan meningkatnya performa Havertz yang bisa dimaksimalkan saat jeda internasional bersama Der Panzer.

Editor: deni setiawan
AFP/MIKE HEWITT
Pemain Chelsea Kai Havertz beraksi pada leg pertama 16 besar Liga Champions melawan Lille di Stadion Stamford Bridge, London, Rabu (23/2/2022) dini hari. 

TRIBUNJATENG.COM, JERMAN - Semangat Kai Havertz yang dibarengi penampilan apik sepanjang musim ini bersama Chelsea ini diyakini dapat membawa keuntungan bagi Timnas Jerman.

Terlebih dalam waktu dekat ini, Piala Dunia 2022 di Qatar bakal digelar.

Pelatih Timnas Jerman, Hansi Flick tak menampik jika dirinya cukup terbantu untuk bisa memaksimalkan Kai Havertz.

Baca juga: Chelsea Lagi Susah, Kai Havertz Tak Mau Nambah Beban, ke Markas Middlesbrough Pake Ongkos Sendiri

Baca juga: Curhat Kai Havertz Curhat Saat Diminta Jadi Cristiano Ronaldo di Chelsea

Baca juga: Kai Havertz Seret Gol, Sekali Jebol Gawang Langsung Bawa Chelsea Juara Liga Champion

Baca juga: Lewat Babak Tambahan Waktu Kai Havertz Jadi Penentu Gelar Juara Piala Dunia Chelsea

Hal itu karena peran barunya di Chelsea di bawah arahan Thomas Tuchel.

Penyerang Chelsea, Kai Havertz menjalani musim 2021-2022 yang impresif di bawah pelatih Thomas Tuchel.

Setelah menjuarai Liga Champions di musim 2020-2021, Kai Havertz juga turut membantu Chelsea meraih gelar Piala Super UEFA dan Piala Dunia Klub.

Kai Havertz dibeli Chelsea dari Bayer Leverkusen pada tahun 2020 dengan prospek yang bagus oleh pelatih sebelumnya, Frank Lampard.

Pemain asal Jerman ini telah dimainkan di beberapa posisi oleh Frank Lampard maupun Thomas Tuchel di Chelsea.

Havertz dimainkan lebih sering pada posisi gelandang serang, penyerang sayap, dan dalam beberapa pekan terakhir sebagai false nine.

Dia berperan sebagai "penyerang palsu" yang tidak selalu berada di depan, melainkan juga sering turun ke tengah menjemput bola.

Dalam posisi ini, Havertz tampak leluasa dan lebih dipilih oleh Tuchel dibandingkan penyerang asli seperti Romelu Lukaku.

Berkat peran ini, Havertz bisa menjadi lebih fleksibel dalam bermain dengan winger dan pemain tengah Chelsea.

Peran tersebut membuat Havertz mampu mencetak delapan gol dalam enam pertandingan terakhirnya bersama The Blues.

Pelatih timnas Jerman, Hansi Flick merasa terbantu dengan meningkatnya performa Havertz yang bisa dimaksimalkan saat jeda internasional bersama Der Panzer.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved