Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Gara-gara Rebutan Lahan Parkir, Septian Labrak Tetangganya

Gara-gara rebutan lahan parkir, Stefhanus Septian Dwi Kristiawan (23) menusuk 2 tetangganya.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Stefhanus Septian Dwi Kristiawan (23) saat memberikan keterangan pers terkait kejadian menusuk tetangganya di Jalan Tegal Sari Sendang III RT 6 RW 4 Kelurahan Candi Kecamatan Candisari Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gara-gara rebutan lahan parkir, seorang pemuda Stefhanus Septian Dwi Kristiawan (23) menusuk dua tetangganya di Jalan Tegal Sari Sendang III RT 6/RW 4 Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Semarang.

Pada rekaman CCTV, pria bertubuh gempal ini terlihat melabrak tetangganya dan sempat dikeroyok tiga orang.

Dia melakukan perlawan menghunus dua tetangga hingga menyebabkan luka berat.

Saat dihadirkan di konferensi pers, Septian masih terlihat tenang bahkan bersuara lantang saat ditanya awak media.

Wakapolrestabes Semarang, AKBP Iga DP Nugraha menuturkan peristiwa itu terjadi pada Selasa (15/3/2022) pukul 23.30.

Penusukan berawal  tersangka dan korban rebutan lahan parkir di toko emas di Jalan Kranggan. 

"Karena tidak suka, pelaku mendatangi rumah korban. Pelaku saat itu telah membawa senjata tajam," ujarnya saat konfrensi pers, Senin (21/3/2022).

Menurutnya, saat itu terjadi cekcok antara tersangka dengan korban. Saat itu korban menusukkan senjata tajam kedua tetangganya.

"Korban Nur Rois mengalami luka tusuk di ketiak, dan Maulana Muhammad mengalami luka tusuk di perut. Kedua dibawa ke rumah sakit Roemani," ujarnya.

Ia menuturkan tersangka ditangkap di rumahnya saat itu juga.

Tersangka dijerat pasal 53,340 KUHP atau pasal 351 KUHP ayat 2. Tersangka diancam hukuman pidana selama 15 tahun penjara.

Tersangka Septian mengaku saat kejadian sempat cekcok dengan tetangganya. Kemudian dia dipisah oleh warga setempat.

"Namun kemudian kondisi semakin memanas terjadi hal tersebut," ujar dia.

Dia melabrak tetangganya tersebut karena merasa dikhianati.

"Saya merasa korban ini seperti sengkuni karena mengkhianati. Karena selama ini telah dibantu keluarga saya. Tapi saat keluarga saya sedang jatuh kok seakan-akan ingin dikuasai lahan parkirnya," Jelasnya

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved